Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Canva Bikin Geger Dunia Desain! Affinity Kini Jadi Super App Gratis Lawan Langsung Adobe

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 31 Oktober 2025 | 16:27 WIB
Ilustrasi foto Affinity Canva 2025
Ilustrasi foto Affinity Canva 2025

RADAR KUDUS - Canva mengguncang dunia kreatif digital dengan peluncuran versi terbaru Affinity, yang kini hadir sebagai aplikasi desain serbaguna all-in-one.

Setelah resmi mengakuisisi Serif tahun lalu — perusahaan di balik trio legendaris Affinity Designer, Photo, dan Publisher — Canva memperkenalkan versi terbarunya yang diklaim sebagai platform desain paling lengkap dan efisien.

Tak lagi hadir dalam tiga software terpisah, Affinity kini menggabungkan semuanya menjadi satu aplikasi terpadu untuk desain vektor, pengeditan foto, dan tata letak profesional. Dan yang paling mengejutkan — Canva menegaskan bahwa aplikasi ini gratis selamanya (“free forever”) tanpa biaya berlangganan.

Langkah ini bukan sekadar pembaruan, tapi juga strategi besar untuk menyaingi dominasi Adobe Creative Suite, yang selama ini menjadi standar industri dengan sistem langganan bulanan yang kerap dikeluhkan para desainer.

Satu Aplikasi untuk Segalanya

Versi terbaru Affinity kini tersedia di Windows dan Mac, dengan rencana rilis untuk iPad dalam waktu dekat.

Canva menjelaskan bahwa Affinity edisi baru ini mengusung “one universal file type” — format universal yang memungkinkan semua proyek disimpan, dibuka, dan diedit di berbagai perangkat tanpa konversi.

Lebih dari sekadar penyatuan aplikasi, Affinity kini terintegrasi langsung dengan akun Canva. Artinya, pengguna bisa mengekspor desain dari Affinity ke Canva hanya dalam beberapa klik, membuka peluang kolaborasi lintas platform antara dua ekosistem kreatif terbesar saat ini.

Integrasi AI Jadi Daya Tarik Baru

Salah satu fitur paling mencuri perhatian adalah kehadiran AI (Artificial Intelligence) di dalam Affinity baru.

Pengguna Canva Premium kini bisa langsung menggunakan fitur AI Canva di dalam aplikasi Affinity — termasuk image generation, photo cleanup, dan instant copy writing.

Dengan integrasi ini, pengguna tak hanya bisa menggambar atau mengedit secara manual, tetapi juga memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mempercepat proses desain.

Misalnya, menghapus latar belakang foto secara otomatis, menghasilkan ilustrasi hanya dengan teks perintah, atau menulis caption secara instan.

Namun, langkah ini juga memunculkan perdebatan di kalangan seniman digital yang menolak penggunaan AI dalam karya kreatif. Meski demikian, Canva menegaskan bahwa fitur AI bersifat opsional, dan pengguna tetap bisa berkarya secara manual seperti sebelumnya.

Pengguna Lama Tak Perlu Khawatir

Canva memastikan bahwa pengguna lama Affinity Designer, Photo, dan Publisher masih bisa menggunakan versi lama mereka tanpa paksaan untuk beralih ke platform baru. Meski demikian, versi V2 dari aplikasi lama telah ditarik dari situs resmi Affinity beberapa minggu lalu.

Belum ada kepastian apakah pengguna lama masih akan menerima pembaruan keamanan atau dukungan teknis jangka panjang, namun Canva menegaskan bahwa akses penuh terhadap versi lama tetap aktif bagi yang sudah membeli sebelumnya.

Gratis Selamanya, Tapi Ada Catatan

Pernyataan Canva bahwa Affinity kini “gratis selamanya” tentu membuat banyak desainer tersenyum lebar.

Sebab, sebelumnya versi Affinity yang dikembangkan Serif dijual seharga sekitar $70 sekali beli — model bisnis yang sangat disukai karena bebas dari sistem langganan bulanan seperti Adobe.

Namun, meskipun Canva menekankan bahwa aplikasi ini “bebas biaya”, beberapa fitur lanjutan seperti integrasi AI tetap menjadi fitur eksklusif bagi pengguna Canva Premium. Dengan kata lain, meski inti aplikasi benar-benar gratis, sebagian fungsionalitas canggihnya tetap berada di balik paywall.

Meski begitu, langkah ini tetap dianggap revolusioner karena memberikan akses penuh ke alat profesional tanpa harus berlangganan — sesuatu yang jarang dilakukan oleh platform besar di industri desain digital saat ini.

Menjawab Keresahan Desainer Dunia

Bertahun-tahun, para desainer global mengeluhkan model bisnis Adobe yang dianggap menjerat kreator dalam sistem langganan yang mahal dan wajib diperpanjang setiap bulan. Di sinilah Canva melihat peluang besar: menghadirkan solusi profesional yang gratis, fleksibel, dan cepat diakses siapa saja.

Dengan Affinity baru, Canva kini tidak hanya menjadi platform desain instan untuk pemula, tetapi juga menawarkan alat profesional setara Adobe Illustrator, Photoshop, dan InDesign, semuanya dalam satu paket tanpa biaya langganan.

Para pengamat industri bahkan menyebut peluncuran ini sebagai “momen disruptif terbesar di dunia desain digital dalam dekade terakhir.”

Tantangan di Depan: AI dan Ekosistem Baru

Meski tampak sempurna, langkah Canva ini tetap menyisakan tanda tanya besar: sejauh mana integrasi AI akan diterima oleh komunitas kreatif profesional. Beberapa seniman digital khawatir bahwa ketergantungan terhadap AI bisa menggerus nilai orisinalitas karya manusia.

Namun, Canva tampaknya sudah siap dengan strategi komunikasi yang kuat. Dalam setiap pengumumannya, perusahaan ini menekankan bahwa Affinity tetap mengutamakan kendali penuh di tangan pengguna manusia, sementara AI hanya menjadi asisten pendukung.

Canva Siap Rebut Tahta Adobe

Dengan Affinity baru, Canva secara resmi mengubah peta persaingan industri desain digital global. Menggabungkan kekuatan tiga software profesional menjadi satu aplikasi terpadu yang gratis, Canva kini menjadi ancaman serius bagi Adobe Creative Cloud.

Aplikasi ini bukan hanya alat desain — tapi simbol perubahan. Canva ingin membuktikan bahwa kreativitas tidak harus mahal, dan profesionalitas tidak harus terikat langganan.

Jadi, bagi para desainer, ilustrator, hingga fotografer digital — inilah waktunya mencoba era baru desain: Affinity by Canva, satu aplikasi yang bisa melakukan segalanya, tanpa biaya sepeser pun.

Editor : Mahendra Aditya
#Canva AI #Affinity #Affinity Canva 2025