Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ponsel Android Bisa Disulap CCTV Rumah, Ini Langkahnya

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 9 Juli 2025 | 22:53 WIB
Handphone bisa di Jadikan CCTV rumah
Handphone bisa di Jadikan CCTV rumah

RADAR KUDUS - Punya ponsel Android lama yang tak lagi digunakan? Jangan buru-buru disimpan atau dibuang.

Perangkat tersebut bisa dengan mudah dialihfungsikan menjadi kamera pengawas atau CCTV dalam ruangan hanya dengan beberapa langkah sederhana.

Anda hanya memerlukan smartphone yang masih berfungsi, aplikasi CCTV yang sesuai, dan penyangga untuk menopangnya.

Baca Juga: Samsung Galaxy S25 Varian Terjangkau Dibekali Fitur Premium, Ini Rinciannya yang Beredar

Setelah disiapkan, ponsel lama Anda bisa difungsikan sebagai kamera pengintai yang dapat dikendalikan jarak jauh lewat perangkat utama Anda.

Langkah pertama adalah memilih aplikasi kamera pengawas.

Sebagian besar aplikasi ini menyediakan fitur serupa, seperti siaran langsung (live streaming), perekaman, penyimpanan video, serta deteksi dan notifikasi gerakan.

Setelah dikonfigurasi, Anda bisa memantau aktivitas di rumah dari ponsel baru kapan saja dan di mana saja.

Salah satu aplikasi yang direkomendasikan adalah Alfred, yang mendukung sistem operasi Android dan iOS.

Versi gratis Alfred sudah cukup mumpuni, namun tersedia juga Alfred Premium yang menawarkan fitur tambahan seperti kualitas video lebih tinggi, fungsi zoom, penyimpanan cloud selama 30 hari, serta tampilan bebas iklan.

Berikut panduan penggunaan Alfred:

1. Unduh aplikasi Alfred di ponsel lama dan baru (tersedia untuk Android dan iPhone). Bisa juga diinstal di tablet atau komputer.

2. Di perangkat baru, buka aplikasi dan pilih sebagai Penampil (Viewer), lalu lanjutkan.

3. Masuk dengan akun Google Anda.

4. Pada ponsel lama, ikuti langkah serupa, namun pilih opsi Kamera (Camera).

5. Pastikan kedua perangkat masuk menggunakan akun Google yang sama.

6. Setelah itu, koneksi antara ponsel baru dan lama akan tersambung secara otomatis, dan kamera siap digunakan.

Dari ponsel baru, pengguna bisa menyesuaikan berbagai pengaturan.

Seperti mengaktifkan notifikasi, mengganti nama perangkat, mengatur sensitivitas deteksi gerak, atau menambahkan pengguna lain.

Selain Alfred, beberapa aplikasi alternatif yang juga dapat mengubah ponsel lama menjadi kamera pengawas antara lain:

- Faceter: Aplikasi pengawasan dengan setup cepat dan penyimpanan cloud, tersedia di Android dan iOS.

- EpocCam: Meski awalnya dirancang untuk pembuat konten, aplikasi ini bisa digunakan sebagai kamera alternatif, namun hanya untuk iPhone.

- iVCam dari E2ESoft: Solusi kamera yang bersifat open-source, cocok untuk pengguna yang suka melakukan penyesuaian teknis.

Setelah aplikasi siap, langkah selanjutnya adalah meletakkan kamera di titik strategis.

Seperti pintu masuk, halaman belakang, atau area penyimpanan barang berharga.

Jika Anda memiliki beberapa ponsel lama, Anda bisa menempatkannya di berbagai sudut rumah untuk cakupan yang lebih luas.

Baca Juga: Pecinta Ponsel Merapat! Oppo A5i Pro Rilis di Indonesia, Dibanderol Rp 2,5 Juta, Intip Spesifikasinya

Gunakan dudukan kecil atau tripod agar posisi kamera stabil dan tidak mencolok.

Untuk memperluas jangkauan pandang, Anda juga dapat menambahkan lensa sudut lebar.

Perlu diingat, streaming video membutuhkan konsumsi daya yang tinggi.

Jadi, pastikan ponsel terhubung ke sumber listrik secara terus-menerus agar bisa beroperasi 24 jam.

Dengan solusi ini, Anda bisa memperkuat sistem keamanan rumah secara hemat dan efisien tanpa perlu membeli kamera pengawas baru. (Octa Afriana A) 

 

Editor : Ali Mustofa
#iphone #Alfred #Akun Google #cctv #ponsel android