RADAR KUDUS - POCO kembali melanjutkan dominasinya di kelas mid-range dengan meluncurkan POCO X7 Pro, penerus dari POCO X6 Pro yang hingga saat ini masih sulit digeser dari tahtanya.
Bagi yang mengira POCO bakal santai dulu setelah sukses besar dengan X6 Pro, ternyata justru sebaliknya.
POCO malah makin agresif dengan X7 Pro, menghadirkan berbagai peningkatan yang menarik. Tapi, apakah layak disebut sebagai HP terbaik di kelasnya? Mari kita ulas!
Desain Lebih Dewasa, Kini Tahan Air
Langkah besar pertama yang dilakukan POCO adalah meningkatkan daya tahan perangkatnya. POCO X7 Pro kini sudah mengantongi sertifikasi IP68, artinya HP ini bisa dicelup ke dalam air tanpa masalah—sebuah upgrade signifikan dari X6 Pro yang hanya IP54 (tahan percikan air).
Dari segi tampilan, X7 Pro mengusung desain yang lebih minimalis dan premium. Jika sebelumnya POCO kerap menggunakan modul kamera besar yang ramai, kini hanya ada dua lensa utama yang tampak lebih simpel dan elegan.
Warna yang ditawarkan pun lebih kalem, dengan opsi hijau, hitam, dan edisi spesial Iron Man bagi penggemar Marvel.
Layar Makin Tahan Gores dan Terang Gila-Gilaan
Layarnya tetap AMOLED 6,67 inci, resolusi 1,5K, dan refresh rate adaptif 120Hz, yang membuat scrolling terasa mulus.
Tapi yang bikin menarik, POCO menggunakan Gorilla Glass Victus 2 yang diklaim dua kali lebih tahan gores dan jatuh dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, peak brightness naik dari 1.800 nits ke 3.200 nits, membuatnya lebih nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Namun, meski di atas kertas lebih terang, perbedaan ini baru terasa di kondisi outdoor yang sangat terik. Dalam kondisi cahaya biasa, peningkatan brightness ini kurang begitu signifikan.
Performa: Lebih Kencang, Tapi Tetap Panas?
Di sektor performa, Dimensity 8300 kini digantikan oleh Dimensity 8400. Skor Antutu naik sekitar 20% lebih tinggi dibanding X6 Pro.
Dengan RAM 12GB LPDDR5X dan penyimpanan internal hingga 512GB UFS 4.0, HP ini jelas bertenaga untuk gaming dan multitasking berat.
Untuk game ringan seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile, 120 FPS bisa dijaga stabil tanpa kendala.
Namun, saat bermain Genshin Impact, masalah klasik dari lini POCO muncul lagi: throttling.
Meskipun secara spesifikasi lebih kencang, frame rate masih sering turun di 40 FPS saat suhu naik ke 45 derajat Celsius.
Ini menunjukkan sistem pendinginnya belum cukup maksimal untuk menahan panas dalam sesi gaming panjang.
Jadi, kalau mau performa maksimal, sebaiknya pakai cooler eksternal.
Baterai Jumbo 6.000 mAh, Fast Charging 90W!
Daya tahan baterai juga jadi sektor yang mengalami upgrade signifikan. POCO X7 Pro kini dibekali baterai 6.000 mAh, naik dari 5.000 mAh di X6 Pro.
POCO menggunakan teknologi Silicon Carbon, yang memungkinkan kapasitas baterai lebih besar tanpa menambah ketebalan perangkat.
Dalam pengujian:
-
MLBB 120 FPS selama 30 menit hanya menghabiskan 10% daya.
-
PUBG Mobile 120 FPS juga sekitar 10%.
-
Genshin Impact (highest settings) menguras 13% dalam 30 menit.
-
Streaming YouTube selama 1 jam hanya mengurangi 6% daya, lebih hemat dibanding X6 Pro yang sekitar 8-9%.
Untuk pengisian daya, POCO X7 Pro kini mendukung fast charging 90W. Hasilnya, dari 0% ke 100% hanya butuh sekitar 42 menit, sebuah peningkatan dari X6 Pro yang masih menggunakan 67W.
Kamera: Lebih Matang, Tapi Masih Bukan yang Terbaik?
Sekilas, kamera POCO X7 Pro terlihat seperti mengalami penurunan karena sensor utama dari 64MP di X6 Pro kini menjadi 50MP. Namun, megapiksel bukan segalanya—X7 Pro kini punya aperture lebih besar, menangkap lebih banyak cahaya untuk hasil foto yang lebih detail.
Dibanding X6 Pro:
-
Foto siang hari relatif mirip, dengan perbedaan utama pada preferensi warna.
-
Foto malam lebih unggul di X7 Pro, dengan noise lebih minim dan pencahayaan lebih terkontrol.
-
Ultrawide dan selfie masih biasa saja, tanpa perbedaan signifikan dari generasi sebelumnya.
-
Sayangnya, video masih mentok di 1080p 30FPS untuk kamera depan, sebuah standar yang terasa kurang kompetitif di kelasnya.
Iklan? Masih Ada!
Kelemahan klasik HP Xiaomi dan POCO tetap ada di sini: iklan di dalam UI.
Meskipun sudah menggunakan HyperOS terbaru, iklan masih muncul di beberapa bagian sistem, seperti saat mengganti tema atau wallpaper.
Selama menggunakan POCO, bersiaplah dengan ini.
Kesimpulan: Worth It?
Kelebihan:
✅ Desain lebih dewasa dan tahan air (IP68)
✅ Layar lebih kuat dengan Gorilla Glass Victus 2
✅ Performa kencang dengan Dimensity 8400
✅ Baterai lebih besar (6.000 mAh) dan fast charging 90W
✅ Hasil kamera malam lebih baik dibanding X6 Pro
✅ Harga (kemungkinan) tetap agresif
Kekurangan:
❌ Masih ada throttling saat gaming berat
❌ Iklan di UI masih mengganggu
❌ Rekaman video selfie mentok di 1080p 30FPS
Jika POCO bisa menjaga harga di kisaran Rp4,9 - Rp5,3 jutaan, HP ini masih sangat worth it dan bisa menjadi pilihan utama di kelas mid-range. Tapi, kalau harga naik terlalu tinggi, mungkin alternatif lain mulai menarik untuk dipertimbangkan.
Jadi, POCO X7 Pro: Sang Raja Baru Mid-Range? Bisa jadi!(*)
Editor : Mahendra Aditya