Indodax Diduga Mengalami Kebobolan Data, Kerugian Lebih dari Rp335 Miliar, Saldo Pengguna Aman?
Mahendra Aditya Restiawan• Kamis, 12 September 2024 | 03:28 WIB
Indodax
RADAR KUDUS - Indodax, salah satu platform pertukaran mata uang kripto terbesar di Indonesia, diduga mengalami insiden keamanan serius yang berujung pada kerugian besar.
Menurut informasi yang beredar, transaksi ilegal senilai lebih dari 21,8 juta USD, atau setara dengan Rp335 miliar, telah terjadi. Berikut adalah poin-poin penting terkait dugaan insiden ini.
Transaksi Ilegal Senilai Rp335 Miliar
Insiden ini pertama kali mencuat ketika pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, mengungkapkan melalui akun media sosialnya pada Rabu (11/9) bahwa Indodax mengalami kebocoran keamanan yang menyebabkan kerugian dari transaksi ilegal.
Kerugian tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp335 miliar, sebuah angka yang sangat besar bagi industri kripto di tanah air.
Indodax Mengakui Potensi Masalah Keamanan
Menanggapi informasi ini, Indodax mengeluarkan pernyataan resmi melalui blog mereka.
Perusahaan mengakui adanya potensi masalah keamanan di platform mereka, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai sifat atau skala ancaman yang dihadapi.
Mereka menyatakan bahwa tim keamanan sedang menyelidiki masalah ini untuk memastikan seluruh sistem berfungsi dengan baik dan aman.
Platform Tidak Dapat Diakses Akibat Pemeliharaan
Untuk menangani masalah ini, Indodax melakukan langkah-langkah perbaikan dengan menutup akses sementara ke platform mereka.
Pengguna tidak dapat mengakses situs web maupun aplikasi Indodax, karena perusahaan sedang melakukan pemeliharaan menyeluruh. Mereka berjanji bahwa platform akan kembali dapat diakses setelah sistem dinyatakan aman.
Saldo Pengguna Dijamin Aman
Meskipun adanya gangguan ini, Indodax memastikan bahwa saldo pengguna, baik dalam bentuk mata uang kripto maupun rupiah, tetap aman.
Mereka menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil adalah bentuk upaya perlindungan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna.
Dampak Langsung pada Pengguna
Pantauan dari CNNIndonesia.com pada Rabu (11/9) siang mengonfirmasi bahwa situs Indodax memang tidak dapat diakses.
Pada halaman utama situs, terdapat pemberitahuan yang menyatakan bahwa Indodax sedang dalam proses pembaruan sistem.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan transaksi para pengguna dan mencegah risiko lebih lanjut akibat dugaan insiden keamanan ini.
Langkah Antisipasi dan Pemulihan
Indodax saat ini fokus pada penyelidikan dan pemulihan sistem mereka.
Dalam situasi seperti ini, respons cepat dan langkah-langkah pengamanan yang efektif sangat penting untuk menghindari kerugian lebih besar dan memulihkan kepercayaan pengguna.
Meskipun tidak ada informasi yang lebih rinci dari perusahaan terkait skala insiden atau potensi kerugian lebih lanjut, pengguna diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan situasi yang sedang terjadi.
Indodax masih belum merilis pernyataan lebih lanjut mengenai kapan platform akan kembali online sepenuhnya, namun mereka menegaskan bahwa segala upaya sedang dilakukan untuk memastikan keamanan pengguna tetap terjaga.