Borneo FC Curi Tiga Poin di Kandang Persijap, Jeronimo Ungkap Punya Banyak Peluang

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 22:59 WIB
KETAT: Christian Matheus lolos dari pressing para pemain Laskar Kalinyamat. (INSTAGRAM BORNEO FC)
KETAT: Christian Matheus lolos dari pressing para pemain Laskar Kalinyamat. (INSTAGRAM BORNEO FC)

JEPARA — Borneo FC Samarinda sukses membawa pulang tiga poin, usai bertandang di kandang Persijap Jepara. 

Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Sabtu (12/9) malam, Pesut Etam menang tipis 1-0. Melalui gol cepat Rodrigo Santos Varanda ketika pertandingan baru berjalan tiga menit.

Pelatih Kepala Borneo FC Samarinda Mauro Alexandre Tavares Jeronimo menyebut pertandingan melawan Persijap tidak mudah.

Terlebih, Persijap tampil ekstra dan memberikan perlawanan sepanjang pertandingan.

"Ini pertandingan yang sulit. Pertandingan pertama, Persijap ekstra dalam bermain," ujar Jeronimo seusai laga.

Ia melihat ada perbedaan permainan timnya antara babak pertama dan kedua.

Menurut dia, Borneo FC tampil sangat bagus pada babak pertama.

Namun, permainan tersebut tidak sepenuhnya berlanjut setelah turun minum.

"Bagi saya pribadi ada dua permainan. Sangat bagus di babak pertama. Dibanding pertandingan kedua ada berbeda," imbuhnya.

Borneo FC memang mampu memanfaatkan momentum sejak awal pertandingan. Varanda mencetak gol pada menit ketiga untuk membawa tim tamu unggul cepat.

Gol tersebut membuat Borneo FC memiliki ruang untuk mengatur ritme permainan. Sekaligus membuat Persijap harus mengambil risiko lebih besar untuk mengejar ketertinggalan.

Dari susunan pemain, Mauro menempatkan Juan Felipe Villa Ruiz sebagai kapten di belakang lini serang yang dihuni Ikhsan Nul Zikrak, Varanda, Moussa Diarra dan Kablan Davy N'Goma.

Di lini tengah terdapat Aditya Warman, sementara lini belakang diisi Komang Teguh Trisnanda, Reva Adi Utama, Iago Pereira Mendonca dan Christian Matheus Lima da Silva.

Aldo Geraldo Manuel Monteiro (Kadu) dipercaya menjaga gawang.

Komposisi tersebut membuat Borneo FC memiliki beberapa opsi serangan dari sisi sayap.

Varanda menjadi pemain yang paling efektif karena mampu memecah kebuntuan pada awal laga.

Namun setelah unggul, Borneo FC tidak lagi bermain seagresif babak pertama dan lebih banyak menghadapi tekanan Persijap.

Mauro kemudian melakukan sejumlah pergantian untuk menjaga keseimbangan tim.

Gabriel da Silva Oliveira masuk menggantikan Varanda pada menit ke-61. 

Setelah itu, Van Basty Sousa e Silva dan Asgal Habib Altarik dimainkan pada menit ke-77, disusul Muh. Redzuan Fachgi dan Rahmad Dandy Sonriza pada menit ke-85.

Pergantian tersebut menunjukkan Borneo FC berupaya mempertahankan energi dan struktur permainan ketika Persijap meningkatkan tekanan.

Lima pergantian pemain dilakukan hingga menit ke-85, sementara keunggulan satu gol berhasil dipertahankan sampai pertandingan berakhir.

Mauro mengakui masih ada peluang yang seharusnya dapat dimanfaatkan lebih baik oleh timnya.

Karena itu, kemenangan atas Persijap tidak membuat Borneo FC berhenti melakukan evaluasi.

"(Peluang, res) Banyak peluang malam ini harus kami manfaatkan, tapi tidak bisa (menambah gol, red)," ujarnya.

Menurutnya, laga tersebut menjadi bagian awal dari proses tim untuk terus bekerja dan memperbaiki permainan.

Terutama setelah melihat adanya perbedaan performa yang cukup terasa antara babak pertama dan kedua.

Sementara itu, pemain Borneo FC Christian Matheus Lima da Silva menyebut kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang sulit. 

"Pertandingan sangat sulit. Kemungkinan ada peluang yang harus dimanfaatkan. Tapi kami syukur mendapatkan tiga poin malam ini," sambung Christian Matheus.

Kemenangan ini menjadi pengantar setelah kalah 1-0 saat melawan Persija Jakarta pada Sabtu (5/9).

Bagi Pesut Etam, tiga poin dari GBK Jepara menjadi modal penting untuk melanjutkan perjalanan kompetisi.

Berikutnya Borneo FC akan menjamu Dewa United, pada Rabu (16/9).(fik)

Editor : M. Khoirul Anwar
Gol Cepat Varanda Laskar Kalinyamat kalah Borneo menang lawan Persijap Borneo vs Persijap pesut etam