RADAR KUDUS — Bruno Fernandes menambah satu lagi penghargaan bergengsi ke dalam koleksi prestasinya setelah dinobatkan sebagai PFA Players’ Player of the Year 2026. Penghargaan yang ditentukan melalui pilihan sesama pesepak bola profesional itu menjadi pengakuan atas performa luar biasa sang kapten Manchester United sepanjang Premier League 2025/2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam PFA Awards 2026 pada Selasa (25/8) di Manchester. Fernandes mengungguli lima pemain lain yang masuk daftar kandidat, yakni David Raya, Declan Rice, Erling Haaland, Gabriel Magalhaes, dan Rayan Cherki. PFA secara resmi mengonfirmasi Fernandes sebagai pemenang penghargaan utama kategori putra.
Bagi gelandang asal Portugal itu, penghargaan tersebut melengkapi musim yang sudah sangat kuat secara individu. Fernandes mencatat 21 assist dalam 38 pertandingan Premier League, sekaligus memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim yang sebelumnya berada di angka 20 milik Thierry Henry dan Kevin De Bruyne.
Baca Juga: 5 Pembelian Terbaik Manchester United dalam 10 Tahun Terakhir, Bruno Fernandes Paling Sukses
Rekor itu tercipta pada laga terakhir Manchester United ketika menghadapi Brighton & Hove Albion. Umpan sepak pojok Fernandes berhasil dikonversi Patrick Dorgu menjadi gol, sekaligus memastikan assist ke-21 sang kapten pada musim tersebut. Premier League kemudian mengonfirmasi catatan tersebut setelah proses penilaian gol dilakukan.
Produktivitas Fernandes tidak berhenti pada assist. Ia juga mencetak sembilan gol di liga sehingga terlibat langsung dalam 30 gol Manchester United. Kontribusi tersebut turut membantu Setan Merah mengakhiri musim di posisi ketiga dan mengamankan tiket Liga Champions.
Catatan 21 assist itu membuat Fernandes juga meraih penghargaan Premier League Playmaker of the Season. Ia menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam satu musim sejak penghargaan tersebut diperkenalkan pada 2017/2018.
Baca Juga: Ibrahim Mbaye Diburu Manchester United, PSG Pasang Harga Sekitar Rp900 Miliar
Yang membuat penghargaan PFA terasa berbeda adalah mekanisme pemilihannya. Pemenang dipilih oleh pemain profesional, sehingga pengakuan tersebut datang langsung dari rekan seprofesi yang juga menjadi lawan Fernandes di lapangan. PFA menyebut seluruh pemenang ditentukan melalui suara para pemain.
Penghargaan individu Fernandes musim lalu pun tidak berhenti di sana. Ia sebelumnya dinobatkan sebagai Premier League Player of the Season dan Football Writers’ Association Footballer of the Year. Ia juga kembali masuk PFA Premier League Team of the Year bersama David Raya, Gabriel Magalhaes, Nico O’Reilly, William Saliba, Jurriën Timber, Declan Rice, Rayan Cherki, Erling Haaland, Antoine Semenyo, dan Igor Thiago.
Di tengah keberhasilan pribadi tersebut, perhatian Fernandes kini mulai beralih kepada proyek Manchester United untuk musim baru. Salah satu wajah baru yang akan menjadi bagian dari skuad adalah Carlos Baleba, gelandang yang baru direkrut klub.
Kedatangan Baleba menjadi tambahan penting bagi lini tengah United. Kehadiran pemain baru tersebut juga memberikan dimensi berbeda bagi Fernandes yang tetap memegang peran sentral sebagai kapten dan pengatur permainan tim.
Penghargaan PFA datang pada momentum yang menarik bagi Fernandes. Di satu sisi, ia memasuki musim baru dengan status sebagai pemain terbaik pilihan sesama profesional. Di sisi lain, ekspektasi terhadapnya semakin besar setelah musim 2025/2026 yang menghasilkan rekor assist Premier League.
Manchester United sendiri telah mengonfirmasi kedatangan Baleba melalui kanal resminya, sementara Fernandes menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan utama pada PFA Awards 2026.
Dengan tambahan Baleba dan sejumlah perubahan dalam skuad, tugas Fernandes berikutnya bukan sekadar mempertahankan performa individunya. Sang kapten dituntut kembali menjadi penghubung utama permainan United sekaligus membawa pengalaman dan kepemimpinannya ke dalam upaya klub mempertahankan posisi di papan atas Premier League.
Sementara itu, penghargaan PFA 2026 menjadi penegasan bahwa performa Fernandes pada musim lalu bukan hanya dinilai tinggi oleh klub maupun pengamat, tetapi juga mendapatkan pengakuan langsung dari para pemain profesional yang berkompetisi bersamanya.
Editor : Mahendra Aditya