RADAR KUDUS - Barcelona meningkatkan tekanan dalam perburuan Rodri. Klub Catalan tersebut dikabarkan telah menyiapkan tawaran kedua senilai €65 juta ditambah bonus €5 juta untuk membujuk Manchester City melepas gelandang Spanyol tersebut pada bursa transfer musim panas 2026.
Nilai total proposal baru Barcelona mencapai €70 juta jika seluruh bonus terpenuhi. Angka tersebut menunjukkan keseriusan Blaugrana setelah tawaran pembuka mereka tidak mampu membuat Manchester City membuka pintu negosiasi secara penuh.
Laporan terbaru Goal menyebut Barcelona sebelumnya meletakkan €50 juta sebagai tawaran awal. Proposal tersebut langsung mendapat penolakan karena Manchester City disebut menginginkan sekitar £70 juta untuk melepas Rodri. Kini, Barcelona menaikkan tawarannya menjadi €65 juta plus €5 juta dalam bentuk tambahan atau add-ons.
Baca Juga: Gabriel Jesus Buka Pintu Napoli, Transfer Arsenal Tergantung Dua Penjualan
Negosiasi pun memasuki tahap yang semakin menentukan. Barcelona berharap peningkatan nilai tersebut cukup untuk membuat City melunak, sementara klub Inggris itu juga berada dalam posisi harus mempertimbangkan masa depan sang pemain.
Rodri memang masih berstatus pemain Manchester City, tetapi kontraknya di Etihad Stadium hanya berlaku hingga Juni 2027. Situasi tersebut membuat musim panas 2026 menjadi momentum penting bagi City jika ingin mendapatkan pemasukan maksimal dari penjualan gelandang berusia 30 tahun tersebut. The Guardian sebelumnya melaporkan City berharap Rodri memperpanjang kontraknya, tetapi kesepakatan baru belum tercapai.
Kondisi kontrak inilah yang membuat negosiasi menjadi rumit. Manchester City memiliki alasan untuk mempertahankan harga tinggi karena Rodri merupakan salah satu pemain terpenting dalam skuad. Namun, Barcelona juga mempunyai argumen kuat untuk menekan harga karena sang gelandang memasuki tahun terakhir kontraknya.
Jika tidak ada perpanjangan kontrak dan Rodri bertahan sampai akhir musim 2026/27, City berisiko kehilangan sang pemain tanpa mendapatkan biaya transfer pada musim panas berikutnya.
Barcelona tampaknya memahami posisi tersebut. Karena itu, klub Catalan tersebut memilih meningkatkan tawaran secara signifikan daripada berlarut-larut dalam negosiasi.
Proposal €65 juta plus €5 juta bonus menjadi langkah kedua Barcelona setelah angka pembuka €50 juta. Jika seluruh bonus terealisasi, total nilai transfer bisa mencapai €70 juta.
Namun, ada satu persoalan besar: angka tersebut masih belum sepenuhnya sesuai dengan tuntutan Manchester City.
Sumber yang dikutip dalam laporan terbaru menyebut City menginginkan sekitar £70 juta. Jika dikonversikan, angka tersebut lebih tinggi daripada total €70 juta yang ditawarkan Barcelona, meskipun nilai tukar euro dan poundsterling tentu dapat berubah.
Karena itu, tahap berikutnya kemungkinan akan ditentukan oleh kemampuan kedua klub menemukan titik tengah.
Manchester City dapat menurunkan tuntutannya karena kontrak Rodri semakin mendekati akhir. Sebaliknya, Barcelona juga harus mempertimbangkan kondisi finansial klub dan tidak ingin mengeluarkan dana terlalu besar untuk pemain berusia 30 tahun yang kontraknya tinggal satu musim.
Di sisi pemain, Rodri disebut memiliki ketertarikan terhadap kemungkinan kembali bermain di Spanyol. Sebelumnya, namanya juga dikaitkan dengan Real Madrid. The Guardian melaporkan pada Juni bahwa Rodri memilih menunda pembicaraan mengenai masa depannya hingga setelah Piala Dunia, sementara kontraknya dengan City akan habis pada 2027.
Baca Juga: Usai Pemakaman Sang Ayah, Lionel Messi Pilih Tinggal Lebih Lama di Rosario Bersama Keluarga
Barcelona kemudian muncul sebagai kandidat serius setelah kebutuhan mereka di lini tengah meningkat.
Cedera Frenkie de Jong membuat Barcelona membutuhkan opsi tambahan di sektor tengah. Rodri dianggap cocok dengan karakter sepak bola Barcelona karena kemampuannya mengontrol tempo, menjaga keseimbangan tim, memenangkan duel, serta mengatur sirkulasi bola dari posisi gelandang bertahan.
Pengalaman Rodri juga menjadi nilai tambah besar. Ia sudah bertahun-tahun bermain di level tertinggi bersama Manchester City dan menjadi bagian penting dari era kesuksesan klub tersebut.
Sejak bergabung dengan City pada 2019, Rodri berkembang menjadi salah satu gelandang bertahan terbaik dunia. Ia memainkan peran penting dalam keberhasilan City meraih berbagai trofi, termasuk Liga Champions dan gelar Premier League.
Kualitas tersebut pula yang membuat Manchester City tidak ingin melepasnya dengan harga murah.
Namun, situasinya kini berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. City tidak lagi memegang kontrak jangka panjang dengan sang pemain. Kontrak yang berakhir pada Juni 2027 memberi Barcelona ruang untuk melakukan negosiasi lebih agresif.
Dari sudut pandang Barcelona, membayar sekitar €70 juta untuk Rodri tetap merupakan investasi besar. Akan tetapi, klub dapat melihat transfer tersebut sebagai solusi jangka menengah untuk memperkuat posisi gelandang bertahan.
Rodri juga memiliki pengalaman bermain di Spanyol bersama Villarreal dan Atlético Madrid sebelum pindah ke Manchester City. Karena itu, adaptasi kembali ke sepak bola Spanyol tidak diperkirakan menjadi persoalan besar.
Selain itu, kehadiran sejumlah pemain tim nasional Spanyol di Barcelona berpotensi membuat proses adaptasi Rodri semakin mudah. Ia akan kembali berada dalam lingkungan yang sudah sangat dikenalnya dari tim nasional.
Meski begitu, transfer tersebut belum dapat disebut selesai.
Tawaran €65 juta plus €5 juta bonus baru merupakan proposal yang dilaporkan media. Belum ada pengumuman resmi mengenai kesepakatan antara Barcelona dan Manchester City. Dengan kata lain, masih ada kemungkinan nilai transfer berubah atau negosiasi kembali menemui jalan buntu.
Situasi ini juga menjelaskan mengapa perkembangan transfer Rodri berlangsung sangat cepat. Barcelona tidak ingin kehilangan momentum, sementara City harus segera menentukan apakah akan mempertahankan pemain hingga tahun terakhir kontraknya atau menjualnya sekarang dengan nilai yang dianggap menguntungkan.
Manchester City sendiri sebelumnya secara resmi mengikat Rodri dengan kontrak hingga Juni 2027. Ketika kontrak tersebut ditandatangani, klub menggambarkan sang gelandang sebagai pemain penting dalam proyek tim Pep Guardiola.
Kini, empat tahun setelah kontrak tersebut diperpanjang, City menghadapi keputusan berbeda.
Mempertahankan Rodri berarti mereka masih mendapatkan jasa salah satu gelandang terbaik di dunia selama musim 2026/27. Namun, jika sang pemain tidak memperpanjang kontrak, City harus menerima risiko kehilangan aset bernilai tinggi secara gratis pada 2027.
Menjualnya sekarang dapat menghasilkan pemasukan besar sekaligus memberikan waktu bagi City untuk mencari pengganti.
Bagi Barcelona, situasi tersebut merupakan celah yang ingin dimanfaatkan.
Tawaran kedua senilai €65 juta plus €5 juta bonus menjadi bukti bahwa Barcelona bersedia mengeluarkan dana besar demi mendapatkan pemain yang dianggap dapat menjadi pusat keseimbangan lini tengah.
Namun, Blaugrana juga masih harus memastikan struktur pembayaran dan bonus dapat diterima City. Detail mengenai kapan bonus dibayarkan dan kondisi apa yang memicu pembayaran tambahan dapat menjadi bagian penting dalam tahap akhir negosiasi.
Perbedaan nilai antara tuntutan City dan proposal Barcelona juga belum terlalu jauh jika kedua klub memang sama-sama serius ingin menyelesaikan transfer.
Karena itu, peluang terjadinya kompromi cukup terbuka.
City dapat menurunkan tuntutan sedikit, sementara Barcelona menaikkan komponen tetap atau bonus. Jika kedua pihak menemukan formula yang dianggap menguntungkan, transfer Rodri dapat segera memasuki tahap akhir.
Yang membuat saga ini semakin menarik adalah persaingan dengan Real Madrid. Rodri sebelumnya memang dikaitkan dengan klub ibu kota Spanyol tersebut. Namun, Barcelona kini bergerak lebih agresif dengan mengajukan proposal konkret.
Barcelona tentu tidak ingin kehilangan Rodri setelah sudah menginvestasikan waktu dan dana untuk membuka negosiasi.
Di sisi lain, Manchester City juga tidak mempunyai alasan untuk menerima tawaran pertama yang datang. Mereka mengetahui nilai olahraga Rodri sekaligus posisi kontraknya.
Karena itu, negosiasi sekarang bukan sekadar soal apakah Barcelona mampu membayar Rodri. Pertanyaan besarnya adalah berapa harga minimum yang bersedia diterima Manchester City sebelum mereka memutuskan bahwa mempertahankan Rodri tidak lagi menjadi pilihan terbaik.
Tawaran €65 juta plus €5 juta bonus memperlihatkan Barcelona sudah menaikkan taruhan secara signifikan. Dari €50 juta pada proposal awal, klub Catalan tersebut kini siap mencapai potensi total €70 juta.
Langkah tersebut membuat transfer Rodri memasuki fase paling panas.
Jika Manchester City bersedia sedikit menurunkan tuntutan, kesepakatan bisa segera terbentuk. Namun jika City tetap bertahan pada angka sekitar £70 juta, Barcelona harus memutuskan apakah akan kembali menaikkan tawaran atau menghentikan perburuan.
Untuk saat ini, belum ada kata “resmi” dalam saga tersebut.
Yang sudah jelas adalah Barcelona semakin serius, Rodri berada di pusat negosiasi, Manchester City masih memegang kendali atas keputusan akhir, dan perbedaan harga menjadi penghalang utama yang harus diselesaikan.
Satu hal yang membuat Barcelona percaya diri adalah waktu tidak sepenuhnya berada di pihak Manchester City. Kontrak Rodri hanya tersisa hingga Juni 2027. Semakin dekat dengan akhir kontrak tanpa pembaruan, semakin besar pula tekanan terhadap City untuk mengambil keputusan.
Karena itu, tawaran kedua Barcelona senilai €65 juta plus €5 juta bonus bisa menjadi awal dari kompromi besar.
Jika City melunak dan Barcelona bersedia sedikit meningkatkan proposal, Rodri berpeluang meninggalkan Manchester City dan kembali ke LaLiga.
Namun sebelum itu terjadi, kedua klub masih harus menyelesaikan satu persoalan paling penting dalam saga ini: berapa harga final yang membuat Barcelona dan Manchester City sama-sama bersedia mengatakan ya.
Editor : Mahendra Aditya