RADAR KUDUS - Arema FC akhirnya meraih kemenangan perdana di ajang Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan wakil Singapura, Tampines Rovers, dengan skor 2-1 pada laga kedua Grup A yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (28/7/2026). Penyerang asal Brasil, Gustavo Henrique, tampil sebagai bintang lapangan lewat dua gol yang menjadi penentu kemenangan Singo Edan.
Hasil positif ini menjadi suntikan moral bagi skuad asuhan Bernardo Tavares setelah sebelumnya gagal meraih poin penuh pada laga pembuka. Tambahan tiga angka juga menjaga peluang Arema FC untuk bersaing memperebutkan tiket menuju babak semifinal.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung memainkan tempo tinggi. Tampines Rovers berusaha menguasai permainan melalui kombinasi umpan pendek dan penguasaan bola, sementara Arema FC memilih tampil lebih efektif dengan memanfaatkan transisi cepat dan serangan balik.
Peluang pertama Arema hadir pada menit ke-12. Careca memperoleh ruang tembak di dalam kotak penalti, namun penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan kiper Tampines, Muhammad Zharfan bin Rohaizad.
Tekanan yang terus dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-28. Careca mengirimkan umpan matang yang berhasil dimaksimalkan Gustavo Henrique menjadi gol pembuka. Penyerang asal Brasil itu dengan tenang menceploskan bola ke gawang yang sudah terbuka untuk membawa Singo Edan unggul 1-0.
Momentum tersebut semakin mengangkat kepercayaan diri Arema. Enam menit berselang, Gustavo kembali menunjukkan ketajamannya. Kali ini ia menerima umpan Achmad Maulana sebelum melepaskan penyelesaian akurat yang menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Brace Gustavo Henrique menjadi bukti efektivitas lini depan Arema FC. Meski tidak mendominasi penguasaan bola, tim asal Malang mampu memaksimalkan peluang yang diperoleh menjadi gol.
Tampines Rovers tidak menyerah begitu saja. Menjelang turun minum, tepatnya pada masa injury time babak pertama, Dylan James Fox berhasil memperkecil ketertinggalan. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema, ia sukses mencetak gol yang membuat skor berubah menjadi 2-1 dan menghidupkan kembali peluang wakil Singapura tersebut.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah lebih terbuka. Tampines meningkatkan intensitas serangan untuk memburu gol penyeimbang, sedangkan Arema memilih bermain lebih disiplin sambil menunggu kesempatan menyerang melalui serangan balik cepat.
Strategi tersebut nyaris membuahkan hasil pada menit ke-65. Kesalahan bek Tampines, Kegan Phang, berhasil dimanfaatkan Joel Vinicius yang merebut bola dan melaju sendirian menuju kotak penalti. Sayangnya, peluang emas tersebut gagal dikonversi menjadi gol setelah kiper Zharfan melakukan penyelamatan gemilang sebelum bola diamankan kembali oleh lini belakang.
Arema kembali mengancam pada menit ke-78 melalui tendangan Marcos Silvestre. Bola sempat mengenai pemain lawan dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Tekanan Singo Edan terus berlanjut hingga akhir pertandingan. Pada menit ke-89, kemelut terjadi di depan gawang Tampines setelah situasi sepak pojok. Hansamu Yama memperoleh peluang emas dari jarak dekat, tetapi tendangannya masih mampu diblok pemain bertahan sehingga skor tetap tidak berubah.
Di sisi lain, Tampines hampir menyamakan kedudukan beberapa saat sebelum laga usai. Shodai Yokoyama melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang hanya melenceng tipis di sisi kanan gawang Arema. Peluang tersebut menjadi ancaman terakhir sebelum wasit meniup peluit panjang.
Tidak ada tambahan gol hingga pertandingan berakhir. Arema FC pun memastikan kemenangan 2-1 sekaligus membuka kembali peluang lolos dari fase grup.
Selain menghasilkan tiga poin penting, pertandingan ini memperlihatkan perkembangan permainan Arema FC dibanding laga sebelumnya. Koordinasi lini belakang tampil lebih rapi, transisi menyerang berlangsung lebih cepat, dan penyelesaian akhir menjadi jauh lebih efektif.
Bagi Tampines Rovers, kekalahan ini membuat langkah mereka menuju babak berikutnya semakin berat. Klub asal Singapura itu dituntut meraih hasil maksimal pada pertandingan terakhir apabila masih ingin menjaga peluang bersaing di Grup A.
Sementara bagi Arema FC, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menghadapi laga penentuan berikutnya. Dengan kepercayaan diri yang kembali meningkat, Singo Edan kini memiliki peluang untuk terus bersaing memperebutkan satu tempat di babak semifinal Piala Presiden 2026.
Editor : Mahendra Aditya