Jackson Koivun Ukir Sejarah, Menang Dramatis atas Scottie Scheffler di 3M Open 2026

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 07:07 WIB

 

Sensasi Besar di PGA Tour! Rookie Jackson Koivun Taklukkan Scottie Scheffler untuk Raih Gelar Perdana
Sensasi Besar di PGA Tour! Rookie Jackson Koivun Taklukkan Scottie Scheffler untuk Raih Gelar Perdana

RADAR KUDUS - Dunia golf kembali melahirkan bintang baru. Pegolf muda asal Amerika Serikat, Jackson Koivun, sukses mencatatkan sejarah dengan meraih gelar pertamanya di ajang PGA Tour setelah tampil gemilang pada 3M Open 2026. Dalam turnamen yang berlangsung di TPC Twin Cities, Minnesota, pegolf berusia 21 tahun itu mampu mengatasi tekanan dari pegolf nomor satu dunia, Scottie Scheffler, dan mengakhiri kompetisi sebagai juara dengan selisih tiga pukulan.

Kemenangan ini menjadi pencapaian luar biasa mengingat Koivun baru menjalani turnamen PGA Tour ketiganya sejak memutuskan berstatus profesional. Penampilannya yang matang memperlihatkan bahwa dirinya siap bersaing dengan para pegolf elite dunia, meski masih minim pengalaman di level tertinggi.

Keberhasilan Koivun tidak datang secara instan. Pada putaran ketiga, ia tampil luar biasa dengan membukukan skor 10-under 61, salah satu skor terbaik sepanjang turnamen. Hasil tersebut mengantarkannya memimpin klasemen sementara dengan keunggulan tiga pukulan atas para pesaing.

Baca Juga: Cristian Romero Selangkah Lagi Kembali ke Italia, Inter Milan Siapkan Tawaran Besar untuk Tottenham

Memasuki putaran final, Koivun bahkan sempat memperlebar jarak menjadi lima pukulan. Namun, persaingan berubah semakin sengit ketika Scottie Scheffler menunjukkan kualitasnya sebagai pegolf terbaik dunia.

Scheffler, yang telah mengoleksi empat gelar major, memainkan sembilan hole terakhir dengan sangat agresif. Ia mencatatkan tiga birdie beruntun pada awal back nine, kemudian menambah dua birdie lagi di tiga hole terakhir untuk menutup ronde dengan skor 8-under 63. Performa impresif tersebut membuat tekanan terhadap Koivun semakin besar, terutama menjelang penyelesaian turnamen.

Sorakan penonton yang terus memberi tahu bahwa Scheffler terus mendekat sempat menjadi tantangan tersendiri bagi pegolf muda tersebut. Namun, Koivun mampu menunjukkan mental juara. Alih-alih kehilangan fokus, ia justru mencatat birdie kelimanya pada hole ke-16, yang menjadi momentum penting untuk mengamankan keunggulan.

Koivun akhirnya menutup putaran terakhir dengan skor 5-under 66 dan mencatat total 25-under par, memastikan gelar juara pertamanya di PGA Tour.

Usai pertandingan, Koivun mengakui dirinya sempat merasakan tekanan besar, terutama saat memasuki hole ke-18.

"Saya memang merasa gugup saat menuju hole terakhir. Dari sepanjang lintasan saya terus mendengar penonton berteriak bahwa Scottie semakin mendekat. Saya berusaha mengabaikan semua itu dan tetap memainkan permainan terbaik yang saya miliki. Syukurlah beberapa putt penting berhasil masuk," ujar Koivun.

Kemenangan ini menjadi kelanjutan dari perjalanan luar biasa yang dijalani Koivun sepanjang 2026. Kurang dari dua bulan sebelumnya, ia turut mengantarkan Universitas Auburn meraih gelar NCAA Division I Men's Golf Championship, yang menjadi gelar nasional kedua kampus tersebut dalam tiga tahun terakhir.

Sebelum menjadi profesional, Koivun juga dikenal sebagai salah satu pegolf amatir terbaik dunia. Ia pernah menduduki peringkat teratas dunia kategori amatir berkat konsistensi prestasinya di berbagai turnamen internasional. Keputusan beralih ke dunia profesional pada pertengahan 2026 langsung membuahkan hasil dengan kemenangan spektakuler hanya dalam tiga penampilan di PGA Tour.

Sementara itu, Scottie Scheffler harus puas finis sebagai runner-up dengan total 22-under par. Meski gagal mempertahankan dominasinya, performa Scheffler tetap memperlihatkan konsistensinya sebagai salah satu pegolf terbaik dunia yang selalu menjadi kandidat juara di setiap turnamen.

Baca Juga: Luar Biasa! Veda Ega Naik ke Posisi 6 Klasemen Moto3 Usai GP Jerman, Bidik Lima Besar Dunia

Posisi ketiga ditempati tiga pegolf Amerika Serikat, yakni Denny McCarthy, Brian Harman, dan Chandler Phillips, yang sama-sama mengakhiri turnamen dengan skor 20-under par. Mereka berbagi posisi tersebut bersama pegolf Jepang Hideki Matsuyama, yang juga tampil solid sepanjang empat putaran.

Sorotan lain datang dari Michael Kim, yang sebelumnya mencuri perhatian lewat catatan luar biasa 12-under 59 pada putaran kedua. Meski sempat membuka peluang menjadi juara, performanya menurun pada dua ronde terakhir setelah membukukan skor 70 dan 69 sehingga harus puas mengakhiri turnamen di posisi 10 besar.

Keberhasilan Jackson Koivun diprediksi menjadi awal munculnya generasi baru di PGA Tour. Dengan usia yang masih sangat muda, kemampuan teknis yang matang, serta mental bertanding yang terbukti mampu menghadapi tekanan dari pegolf nomor satu dunia, banyak pengamat menilai Koivun berpotensi menjadi salah satu kandidat bintang besar golf dunia dalam beberapa musim mendatang.

Hasil Akhir 3M Open 2026

Editor : Mahendra Aditya
Jackson Koivun 3M Open 2026 PGA Tour Scottie Scheffler hasil PGA Tour