Lautan Manusia di Cibeles: Timnas Spanyol Disambut Meriah usai Boyong Trofi Juara Dunia ke Madrid

uinbroadcasting • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 10:57 WIB

 

Potret kedatangan timnas Spanyol di tanah kelahiran usai menjuarai Piala Dunia 2026!
Potret kedatangan timnas Spanyol di tanah kelahiran usai menjuarai Piala Dunia 2026! @sefutbol

RADAR KUDUS - Timnas Spanyol pulang membawa kebanggaan besar bagi seluruh rakyatnya.

Skuad "La Roja" yang baru saja dinobatkan sebagai juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final.

Disambut dengan pesta rakyat luar biasa meriah begitu tiba kembali di Madrid pada Senin, 20 Juli 2026.

Disambut keluarga kerajaan hingga Perdana Menteri

Berdasarkan laporan media lokal Spanyol, El Español dan Infobae, rombongan 26 pemain Timnas Spanyol lebih dulu mendapat penyambutan resmi dari Istana Kerajaan Zarzuela.

Serta bertemu langsung Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, di Istana Moncloa,.

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak perayaan di Plaza de Cibeles, alun-alun ikonik yang secara tradisional menjadi tempat berkumpulnya Timnas Spanyol beserta para pendukungnya setiap kali meraih gelar juara.

Sekitar 1,5 juta orang tumpah ruah di Cibeles

Skuad juara dunia ini menempuh perjalanan menggunakan bus atap terbuka (autobus descapotable) melintasi jalan-jalan utama Kota Madrid, disambut lautan manusia yang diperkirakan mencapai sekitar satu setengah juta orang di sepanjang rute maupun di area Cibeles.

El Español melaporkan Spanyol merayakan gelar Piala Dunia 2026 tersebut di hadapan massa yang mendekati angka satu setengah juta orang.

Puncak perayaan berlangsung meriah dengan konser spesial yang menghadirkan sejumlah musisi ternama Spanyol.

Di antaranya Aitana yang membawakan lagu "Superestrella", salah satu lagu paling populer sepanjang gelaran Piala Dunia kali ini.

Disusul penampilan Lola Indigo dan Ana Mena, band Arde Bogota, serta duo Tony Grox dan Lucycalys yang membawakan "Te Amare", lagu pemenang Benidorm Fest 2026.

Rodri angkat trofi, Cucurella "gebuk" drum

Momen paling emosional tercipta ketika kapten Spanyol, Rodri, mengangkat trofi Piala Dunia di hadapan jutaan pendukungnya di Cibeles.

Suasana perayaan semakin cair dan penuh kegembiraan ketika sejumlah pemain turut naik ke atas panggung sesuai lagu favorit masing-masing.

Di antaranya David Raya, Marc Pubill, Alex Grimaldo, Eric Garcia, Marcos Llorente, Mikel Merino, Fabian Ruiz, Gavi, Dani Olmo, Yeremy Pino, Pedro Porro, Joan Garcia, dan Aymeric Laporte.

Bek Marc Cucurella bahkan sempat memberanikan diri memainkan drum di atas panggung.

Sementara Rodri mengambil alih mikrofon untuk mengajak penonton memberikan tepuk tangan meriah khusus untuk Ferran Torres, pencetak gol tunggal kemenangan Spanyol di final.

Insiden kecil topi "Make Spain Great Again"

Di tengah euforia perayaan, muncul pula momen tak terduga yang turut menjadi sorotan media.

El Español melaporkan bahwa selama parade keliling Kota Madrid, Ferran Torres, pencetak gol kemenangan Spanyol di final sempat mengenakan topi berwarna merah bertuliskan "Make Spain Great Again".

Sebuah pelesetan dari slogan politik terkenal, yang turut menarik perhatian meski tanpa maksud kontroversial dari sang pemain.

Gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah

Kemenangan atas Argentina ini memastikan Spanyol meraih bintang kedua atau segunda estrella mereka di ajang Piala Dunia, setelah gelar pertama diraih pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Gol tunggal Ferran Torres di babak perpanjangan waktu menjadi penentu kemenangan sekaligus mengantarkan seluruh negeri merayakan pencapaian bersejarah ini secara nasional.

Momen kepulangan dan perayaan megah ini menjadi penutup sempurna bagi perjalanan panjang Timnas Spanyol asuhan Luis de la Fuente, yang berhasil membawa pulang trofi Piala Dunia ke Tanah Air setelah 16 tahun penantian sejak gelar pertama mereka. (wa)

Editor : Ali Mustofa
La Roja Spanyol