Baru Masuk 62 Menit, Ferran Torres Jadi Man of the Match Sekaligus Pahlawan Juara Dunia Spanyol!

uinbroadcasting • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 08:47 WIB
Super-sub sejati!: Ferran Torres baru masuk menit 62, langsung cetak gol kemenangan di extra time dan didapuk jadi Man of the Match final Piala Dunia 2026! Spanyol pun resmi juara dunia untuk kedua kalinya!
Super-sub sejati!: Ferran Torres baru masuk menit 62, langsung cetak gol kemenangan di extra time dan didapuk jadi Man of the Match final Piala Dunia 2026! Spanyol pun resmi juara dunia untuk kedua kalinya!

RADAR KUDUS - Ferran Torres tampil sebagai pahlawan sesungguhnya dalam partai final Piala Dunia 2026.

Penyerang Barcelona tersebut resmi dinobatkan sebagai Man of the Match usai menjadi penentu kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina lewat babak perpanjangan waktu,.

Dalam laga yang berlangsung di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, Minggu (19/7/2026) malam waktu setempat, atau Senin dini hari WIB.

Penghargaan Man of the Match untuk Torres dikonfirmasi resmi oleh jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, lewat unggahannya di media sosial X yang menuliskan "OFFICIAL: Ferran Torres, Man of the Match."

Baru masuk lapangan, langsung jadi penentu

Yang membuat penghargaan ini terasa istimewa adalah fakta bahwa Torres baru masuk menggantikan rekannya pada pertengahan babak kedua, tepatnya menit ke-62.

Meski hanya bermain sebagai pemain pengganti, ia sukses mencetak gol tunggal kemenangan Spanyol pada menit ke-106 di babak perpanjangan waktu, memanfaatkan umpan silang dari Nico Williams dengan sundulan keras yang bersarang di pojok atas gawang Argentina.

Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama Torres sepanjang Piala Dunia 2026.

Torres pun mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pemain pengganti kedua yang berhasil mencetak gol kemenangan di sebuah partai final Piala Dunia.

"Jujur saya tidak terlalu banyak berpikir. Saya hanya melihat bola datang ke arah saya," ujar Torres usai laga, dikutip dari siaran Fox.

Laga berat sebelah, tapi bertahan hingga extra time

Sepanjang 120 menit pertandingan, Spanyol tampil dominan dan hanya menyisakan sedikit ruang bagi Argentina untuk mengembangkan permainan.

La Roja melepaskan total 12 tembakan ke gawang, sementara sang juara bertahan Argentina bahkan tidak mampu menghasilkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

Meski dominan, gawang Spanyol sempat diselamatkan penampilan luar biasa kiper Argentina, Emiliano Martinez, yang mencatatkan rekor penyelamatan terbanyak dalam sejarah final Piala Dunia dengan 11 kali penyelamatan gemilang, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Torres di masa perpanjangan waktu.

Kemenangan Spanyol semakin sulit bagi Argentina setelah gelandang mereka, Enzo Fernandez, diganjar kartu merah oleh wasit Slavko Vincic akibat pelanggaran terhadap Pau Cubarsi, memaksa La Albiceleste menuntaskan seluruh babak tambahan waktu dengan hanya 10 pemain.

Gelar juara dunia kedua bagi Spanyol

Kemenangan ini memastikan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah, setelah gelar pertama mereka diraih pada edisi 2010.

Sekaligus, hasil ini menutup kesempatan Argentina mengulang sejarah tim yang mampu mempertahankan gelar juara dunia dua kali beruntun, sebuah pencapaian yang terakhir kali diraih Brasil pada 1958 dan 1962. (wa)

 

Editor : Ali Mustofa
spanyol juara man of te match piala dunia 2026 Argentina ferran torres