RADAR KUDUS - Kapten timnas Argentina Lionel Messi mengakui kondisi fisiknya mulai terkuras setelah membawa La Albiceleste melewati dua pertandingan sengit hingga babak perpanjangan waktu (extra time) pada fase gugur Piala Dunia 2026.
Meski kelelahan, megabintang berusia 39 tahun itu menegaskan semangat timnya tidak akan surut untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Argentina kini bersiap menghadapi laga berat kontra Inggris di babak semifinal. Bagi Messi, kesempatan kembali membawa negaranya ke final merupakan momen yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena peluang seperti ini belum tentu datang lagi.
Baca Juga: Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Kolombia Tersingkir, Tragedi Andrés Escobar Kembali Menghantui
Dua Laga 120 Menit Kuras Tenaga Argentina
Perjalanan Argentina menuju semifinal tidak berlangsung mudah.
Pada babak 32 besar, tim asuhan Lionel Scaloni dipaksa bermain hingga 120 menit saat menghadapi Cape Verde. Ujian serupa kembali datang di perempat final ketika Argentina harus bekerja keras menyingkirkan Swiss setelah pertandingan kembali berlanjut ke babak tambahan waktu.
Dua pertandingan dengan durasi penuh tersebut membuat beban fisik para pemain meningkat drastis, termasuk Lionel Messi yang terus dipercaya bermain sepanjang laga.
Sepanjang turnamen, Messi hanya sekali tidak tampil penuh, yakni saat menghadapi Yordania pada laga terakhir fase grup ketika ia dimainkan sebagai pemain pengganti selama sekitar 30 menit.
Selain pertandingan tersebut, peraih delapan Ballon d'Or itu selalu menjadi starter dan menyelesaikan pertandingan hingga peluit akhir berbunyi.
Baca Juga: Usai Bersinar di Piala Dunia, Johan Manzambi Pilih Aston Villa dan Pecahkan Rekor Transfer Klub
Messi: Kami Sangat Lelah, Tapi Harus Menikmatinya
Dalam wawancara seusai memastikan tiket semifinal, Messi tidak menutupi kondisi fisik tim yang mulai terkuras.
Menurutnya, bermain dua kali hingga extra time membuat para pemain merasakan kelelahan yang sangat besar. Namun, ia menilai perjuangan tersebut merupakan bagian dari perjalanan yang harus dinikmati.
"Kami mencapai semifinal setelah melalui beberapa pertandingan yang harus dimainkan sampai extra time. Kami memang kelelahan, itu terlihat jelas," ujar Messi.
Meski demikian, kapten Argentina tersebut menegaskan seluruh pemain tetap ingin menikmati setiap momen yang tersisa di Piala Dunia.
Baginya, kesempatan tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia bukan hanya untuk mengejar prestasi pribadi, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan kepada jutaan pendukung Argentina yang terus memberikan dukungan.
"Kami harus menikmati semuanya karena kami melakukan ini juga untuk para suporter. Setiap momen harus dimanfaatkan sebaik mungkin," tambahnya.
Baca Juga: Transfer Besar Ajax! Marcos Leonardo Sepakat Gabung, Proyek Jordi Cruyff Makin Serius
Usia 39 Tahun, Messi Tetap Jadi Andalan
Piala Dunia 2026 menjadi salah satu turnamen paling menantang dalam karier Lionel Messi.
Di usia 39 tahun, kebugaran fisiknya tentu berbeda dibanding saat pertama kali tampil di Piala Dunia pada 2006.
Meski demikian, Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina berkat pengalaman, visi bermain, kemampuan mengatur tempo, serta kualitas dalam menciptakan peluang.
Kehadirannya juga menjadi faktor penting yang menjaga mental tim ketika menghadapi pertandingan-pertandingan dengan tekanan tinggi.
Semifinal Kontra Inggris Jadi Ujian Besar
Argentina kini tinggal selangkah lagi menuju partai puncak.
Lawan yang akan dihadapi adalah Inggris, salah satu tim favorit juara yang tampil impresif sepanjang turnamen.
Pertemuan kedua negara diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di Piala Dunia 2026 karena mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia dengan sejarah panjang di ajang internasional.
Selain menjadi duel taktik antara dua tim elite, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Messi untuk kembali membawa Argentina ke final setelah sukses mengangkat trofi pada edisi sebelumnya.
Misi Pertahankan Gelar Dunia
Messi menegaskan target Argentina belum berubah sejak awal turnamen, yakni mempertahankan gelar juara dunia.
Menurutnya, setiap kesempatan bermain di Piala Dunia merupakan sesuatu yang sangat berharga karena tidak ada jaminan sebuah generasi akan kembali mencapai tahap yang sama di masa depan.
"Kami ingin menjadi juara dunia lagi. Kami tidak tahu kapan akan mendapat kesempatan seperti ini lagi," tegas Messi.
Dengan pengalaman, mental juara, serta kualitas skuad yang dimiliki, Argentina kini bersiap menghadapi tantangan terbesar mereka di semifinal demi menjaga asa mempertahankan mahkota juara dunia.
Editor : Mahendra Aditya