Golongan Darah MAL Ditemukan, Begini Fakta dan Manfaatnya bagi Dunia Medis


Jakarta - Sebuah teka-teki besar dalam dunia hematologi yang telah membingungkan para pakar kesehatan selama lebih dari setengah abad akhirnya berhasil dipecahkan.
Tim peneliti lintas negara sukses mengidentifikasi sebuah sistem golongan darah baru yang sangat langka di dunia, mengakhiri misteri panjang yang pertama kali terdeteksi pada tahun 1972.
Kisah penemuan ini bermula 54 tahun lalu, ketika sebuah uji darah rutin pada seorang wanita hamil menunjukkan anomali medis yang janggal.
Hasil laboratorium mendeteksi bahwa sel darah merah wanita tersebut tidak memiliki sebuah molekul permukaan spesifik, padahal molekul tersebut dipunyai oleh 99,9 persen umat manusia di bumi.
Setelah puluhan tahun memicu perdebatan di kalangan ilmuwan, sistem golongan darah baru yang sempat menjadi misteri ini kini resmi diberi nama sistem MAL.
Titik Terang dari Antigen 'AnWj' yang Lenyap
Selama lima dekade terakhir, para ahli darah berupaya keras melacak kode genetik di balik hilangnya molekul misterius tersebut, yang diidentifikasi sebagai antigen AnWj.
Titik balik riset ini akhirnya tercapai berkat dedikasi tim peneliti dari NHS Blood and Transplant serta University of Texas, Bristol.
Komitmen di balik penemuan ini tidak main-main.
Louise Tilley, sang penulis utama studi sekaligus ahli hematologi senior, bahkan menghabiskan waktu hingga dua dekade dalam karier ilmiahnya khusus untuk menuntaskan teka-teki ini.
Hasil riset monumental mereka kini telah resmi diterbitkan dalam jurnal ilmiah terkemuka, Blood.
