RADAR KUDUS – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya usai menyingkirkan Belgia pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi bekal penting sebelum menghadapi Prancis di semifinal.
La Furia Roja memastikan tempat di empat besar setelah menundukkan Belgia dengan skor 2-1 pada laga yang berlangsung di Stadion SoFi, Inglewood, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB.
Fabian Ruiz membuka keunggulan Spanyol pada menit ke-30 sebelum Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan menjelang turun minum.
Mikel Merino kemudian tampil sebagai pahlawan lewat gol penentu pada menit ke-88.
Usai pertandingan, De la Fuente memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemainnya.
Ia menilai skuad Spanyol memperlihatkan semangat juang, kerja sama, dan komitmen luar biasa sepanjang pertandingan.
"Itulah karakter tim ini. Merupakan sebuah kehormatan bagi saya bisa melatih tim yang memiliki komitmen tinggi dan selalu ingin berkembang," ujar De la Fuente, seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu (11/7/2026).
Pelatih berusia 64 tahun itu juga memuji mental para pemain muda, termasuk Lamine Yamal, yang terus menunjukkan perkembangan positif dan mampu tampil tenang dalam pertandingan besar.
Kemenangan atas Belgia membawa Spanyol melangkah ke semifinal, di mana mereka sudah ditunggu Prancis.
Duel sesama raksasa Eropa itu dijadwalkan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, pada Rabu (15/7/2026).
Pertandingan tersebut diprediksi menjadi salah satu laga paling bergengsi di turnamen karena mempertemukan dua tim yang sama-sama dipenuhi pemain bintang dan tampil impresif sejak fase grup.
Meski mengakui kualitas Prancis, De la Fuente tetap optimistis timnya mampu melanjutkan tren positif.
Ia menilai Spanyol memiliki modal berharga setelah berhasil mengalahkan Les Bleus dalam dua pertemuan terakhir, yakni pada semifinal Piala Eropa 2024 dan semifinal UEFA Nations League.
"Sangat wajar jika kami percaya bisa mengalahkan Prancis. Kami akan bekerja keras untuk mewujudkannya. Kami adalah satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan mereka dua kali. Sebuah tim hebat akan menghadapi tim hebat lainnya," kata De la Fuente.
Baik Spanyol maupun Prancis memang menjadi dua tim yang paling difavoritkan meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Sepanjang turnamen, Spanyol mencatat lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan, sedangkan Prancis tampil lebih sempurna dengan menyapu bersih enam laga yang telah dijalani dengan kemenangan.
Pertemuan di semifinal pun diperkirakan berlangsung sengit, dengan tiket menuju partai final menjadi taruhan bagi dua kekuatan besar sepak bola Eropa tersebut.