Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Ounahi Man of the Match Kanada vs Maroko, Tantang Prancis di Perempat Final

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 5 Juli 2026 | 08:11 WIB
Azzedine Ounahi pemain timnas Maroko.
Azzedine Ounahi pemain timnas Maroko.

RADAR KUDUS – Timnas Maroko kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia. Singa Atlas memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan tuan rumah Kanada dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Houston Stadium, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB.

Di balik kemenangan tersebut, nama Azzedine Ounahi menjadi sorotan utama. Gelandang berusia 26 tahun itu tampil luar biasa dengan memborong dua gol yang mengubah jalannya pertandingan sekaligus mengantarkannya meraih penghargaan Man of the Match versi FIFA.

Keberhasilan ini juga memperpanjang perjalanan impresif Maroko setelah sebelumnya mencatat sejarah sebagai negara Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar.

Baca Juga: Belum Bertanding Sudah Ditekan, Inggris Hadapi Teror Suporter, Cuaca, dan Ketinggian Mexico City

Ounahi Bangkit Setelah Cedera Saibari

Maroko sempat kehilangan salah satu pemain pentingnya, Ismael Saibari, yang harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat cedera pada babak pertama.

Namun absennya penyerang tersebut justru membuka ruang bagi Ounahi untuk tampil lebih dominan di lini tengah.

Pemain yang memperkuat klub Spanyol Girona itu mengambil alih kendali permainan dengan distribusi bola yang rapi, mobilitas tinggi, serta kemampuan menusuk dari lini kedua yang terus merepotkan pertahanan Kanada.

Penampilannya menjadi titik balik setelah babak pertama berakhir tanpa gol.

Gol Pembuka dari Skema Bola Mati

Maroko akhirnya memecah kebuntuan lima menit setelah turun minum.

Berawal dari situasi bola mati, Achraf Hakimi mengirimkan umpan pendek ke depan kotak penalti. Ounahi yang datang dari lini kedua langsung melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang Kanada, Maxime Crépeau.

Gol tersebut membuat Maroko bermain semakin percaya diri dan menguasai jalannya pertandingan.

Serangan Balik Mematikan Hasilkan Gol Kedua

Tak berhenti sampai di situ, Ounahi kembali menunjukkan kualitasnya pada pertengahan babak kedua.

Melalui skema serangan balik cepat, Brahim Diaz memberikan umpan matang yang langsung disambut Ounahi dengan penyelesaian klinis ke sudut atas gawang Kanada.

Gol kedua tersebut praktis mematahkan semangat tuan rumah yang berusaha bangkit di depan pendukung sendiri.

Menjelang laga usai, Soufiane Rahimi melengkapi kemenangan Maroko menjadi 3-0, memastikan tiket menuju babak delapan besar.

Baca Juga: Inggris Wajib Waspada! Rekor Fantastis Meksiko di Azteca Jadi Modal Besar Menuju Perempat Final

Efisien dan Sangat Mematikan

Salah satu hal paling mencolok dari performa Ounahi adalah efektivitasnya.

Sepanjang pertandingan, ia hanya melepaskan dua tembakan, dan keduanya berbuah gol.

Selain mencetak brace, Ounahi juga berkontribusi besar dalam transisi permainan Maroko, membantu pertahanan saat kehilangan bola sekaligus menjadi penghubung utama antara lini tengah dan lini depan.

Statistik tersebut menjadi alasan kuat FIFA memilihnya sebagai pemain terbaik dalam pertandingan.

Torehkan Rekor Baru untuk Sepak Bola Afrika

Dua gol yang dicetak Ounahi juga memiliki nilai historis.

Brace tersebut menjadi dua gol pertama yang dicetak pemain Afrika dalam satu pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak Henri Camara membawa Senegal menyingkirkan Swedia pada babak 16 besar Piala Dunia 2002.

Catatan tersebut semakin mempertegas perkembangan sepak bola Afrika yang dalam beberapa edisi terakhir mampu bersaing dengan negara-negara elite dunia.

Maroko Lanjutkan Mimpi Besar

Kemenangan atas Kanada membuat Maroko kembali mencapai babak perempat final Piala Dunia, sekaligus menjaga peluang mengulang bahkan melampaui prestasi luar biasa mereka pada edisi 2022.

Keberhasilan menyingkirkan salah satu tuan rumah juga menunjukkan kedewasaan permainan tim asuhan pelatih Walid Regragui, yang mampu tampil disiplin dalam bertahan dan sangat efektif saat menyerang.

Lini belakang Maroko kembali tampil solid dengan mencatatkan clean sheet, sementara lini tengah yang dipimpin Ounahi sukses mendominasi penguasaan permainan pada babak kedua.

Tantangan Berat Menanti

Lolos ke delapan besar membuat Maroko kini bersiap menghadapi tantangan yang jauh lebih berat.

Singa Atlas dijadwalkan bertemu Prancis, yang lebih dahulu memastikan tiket perempat final usai mengalahkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 melalui gol penalti Kylian Mbappe.

Pertemuan tersebut akan menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022, ketika Prancis menghentikan langkah Maroko. Kini, Singa Atlas memiliki kesempatan membalas kekalahan sekaligus kembali menciptakan sejarah di panggung sepak bola dunia.

Dengan performa impresif Azzedine Ounahi, organisasi permainan yang semakin matang, serta kepercayaan diri tinggi, Maroko kembali menjadi salah satu tim yang paling berbahaya di Piala Dunia 2026.

Editor : Mahendra Aditya
#Maroko vs Kanada #Azzedine Ounahi #Maroko lolos perempat final #piala dunia 2026 #Man Of The Match