Belum Bertanding Sudah Ditekan, Inggris Hadapi Teror Suporter, Cuaca, dan Ketinggian Mexico City

RADAR KUDUS – Timnas Inggris belum memasuki lapangan pertandingan, namun sudah lebih dulu menghadapi tekanan besar menjelang duel melawan tuan rumah Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Setibanya di Mexico City, rombongan The Three Lions langsung disambut sorakan dan cemoohan ratusan pendukung Meksiko yang memadati area sekitar hotel tempat mereka menginap.
Laga yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/7/2026) dini hari WIB diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di fase gugur. Selain mempertemukan dua negara dengan tradisi sepak bola kuat, pertandingan ini juga berlangsung di Stadion Azteca, markas legendaris yang dikenal memiliki atmosfer intimidatif bagi tim tamu.
Baca Juga: Inggris Wajib Waspada! Rekor Fantastis Meksiko di Azteca Jadi Modal Besar Menuju Perempat Final
Suporter Meksiko Padati Hotel Tim Inggris
Bus yang membawa skuad Inggris memasuki kawasan hotel pada Jumat (3/7/2026) waktu setempat dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Di luar hotel, ratusan pendukung tuan rumah telah berkumpul sambil meneriakkan yel-yel "¡México! ¡México!" dan memberikan sorakan kepada para pemain serta staf pelatih Inggris yang dipimpin Thomas Tuchel.
Meski tidak terjadi bentrokan, suasana tersebut menunjukkan tingginya antusiasme publik Meksiko dalam menyambut laga hidup-mati melawan salah satu favorit juara dunia.
Pengamanan Ditingkatkan
Mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aparat Meksiko mengerahkan personel dalam jumlah besar di sekitar hotel tim Inggris.
Petugas Garda Nasional Meksiko ditempatkan di pintu masuk hotel, sementara polisi antihuru-hara berjaga di sepanjang akses menuju lokasi dengan barikade pengaman.
Langkah ini dilakukan sebagai tindakan preventif agar tidak terjadi insiden yang dapat mengganggu persiapan kedua tim menjelang pertandingan.
Belajar dari Protes Timnas Ekuador
Peningkatan pengamanan tidak lepas dari pengalaman sebelumnya saat Timnas Ekuador mengajukan keluhan kepada FIFA usai menghadapi Meksiko pada babak sebelumnya.



