RADAR KUDUS – Manchester City kembali membuat gebrakan di bursa transfer musim panas 2026.
Klub asuhan Pep Guardiola itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk merekrut gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson.
Kabar tersebut pertama kali diumumkan oleh jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, melalui unggahan ikonik "Here We Go!", yang menandakan transfer telah memasuki tahap akhir.
Menurut Romano, Manchester City dan Nottingham Forest telah menyepakati transfer Anderson dengan nilai mencapai £116 juta.
Sang pemain juga dikabarkan telah meminta kepada Nottingham Forest untuk dilepas setelah menerima tawaran dari The Citizens.
Tes medis dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat sebelum transfer diresmikan.
Nilai transfer yang fantastis itu langsung memunculkan pertanyaan di kalangan pecinta sepak bola. Apa yang membuat Elliot Anderson layak dihargai hingga £116 juta?
Jawabannya terletak pada perkembangan pesat sang pemain dalam dua musim terakhir.
Bersama Nottingham Forest, Anderson menjelma menjadi salah satu gelandang paling komplet di Liga Inggris.
Ia bukan tipe gelandang yang hanya mengandalkan statistik gol atau assist, melainkan menjadi pengatur ritme permainan sekaligus motor serangan tim.
Berdasarkan data Transfermarkt, Anderson tampil konsisten sepanjang musim 2025/2026. Di Premier League, pemain berusia 23 tahun itu mencatat 38 penampilan, 4 gol, dan 4 assist.
Sementara di Liga Europa, ia bermain dalam 12 pertandingan dengan sumbangan 1 assist. Secara keseluruhan, Anderson mengoleksi 50 penampilan, 4 gol, dan 5 assist di semua kompetisi.
Meski catatan gol dan assist tersebut tidak terlalu mencolok, kontribusinya di lapangan jauh melampaui angka statistik.
Anderson dikenal memiliki mobilitas tinggi, stamina yang prima, serta agresif dalam melakukan pressing dan memenangkan duel di lini tengah.
Kemampuannya membawa bola dari area pertahanan menuju wilayah serangan juga menjadi salah satu keunggulan yang membuatnya sulit dihentikan lawan.
Tak hanya itu, Anderson memiliki fleksibilitas taktis yang tinggi. Ia mampu dimainkan sebagai gelandang bertahan, gelandang box-to-box, maupun gelandang serang.
Didukung visi bermain yang baik dan akurasi umpan yang matang, pemain timnas Inggris itu kerap menjadi penghubung utama dalam membangun serangan sekaligus menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.
Karakter permainan tersebut dinilai sangat sesuai dengan filosofi Pep Guardiola yang mengutamakan penguasaan bola, intensitas pressing, dan kemampuan pemain untuk bermain di lebih dari satu posisi.
Di usianya yang masih 23 tahun, Anderson dipandang bukan hanya sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga investasi jangka panjang bagi lini tengah Manchester City.
Bagi Nottingham Forest, kepergian Anderson tentu menjadi kehilangan besar.
Namun, transfer ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan klub dalam mengembangkan pemain muda hingga memiliki nilai jual yang sangat tinggi.
Kini, tantangan terbesar Anderson adalah menjawab ekspektasi yang menyertai kepindahannya ke Etihad Stadium.
Dengan kualitas yang dimilikinya, banyak pihak menilai ia memiliki semua atribut untuk menjadi salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris pada masa mendatang.
Apabila mampu beradaptasi dengan sistem Guardiola, bukan tidak mungkin nilai transfer £116 juta itu akan dianggap sebagai investasi yang sepadan.
Statistik Elliot Anderson Musim 2025/2026 (Transfermarkt)
- Klub: Nottingham Forest
- Usia: 23 tahun
- Posisi: Gelandang Tengah
- Premier League: 38 pertandingan, 4 gol, 4 assist
- Liga Europa: 12 pertandingan, 0 gol, 1 assist
- Total: 50 pertandingan, 4 gol, 5 assist