Jakarta - Langkah agresif diambil Arema FC dalam menyongsong musim kompetisi 2026/27.
Klub berjuluk Singo Edan tersebut secara resmi berhasil mengamankan jasa bek berlabel Timnas Indonesia, Alfeandra Dewangga, yang baru saja menyepakati pengakhiran kontrak lebih awal dengan Persib Bandung.
Padahal, pemain bertahan berusia 25 tahun tersebut sejatinya masih terikat masa bakti bersama Maung Bandung hingga akhir musim 2026/27.
Kendati demikian, minimnya kesempatan unjuk gigi di bawah asuhan tim pelatih Persib membuat kedua belah pihak sepakat untuk menyudahi kerja sama secara profesional demi kebaikan karier sang pemain.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, membenarkan bahwa keputusan melepas Dewangga ke Malang telah melalui pertimbangan matang dan diskusi intensif bersama staf kepelatihan.
"Persib selalu berkomitmen mendukung perkembangan karier setiap pemain. Ketika terdapat peluang yang dinilai baik bagi semua pihak serta sejalan dengan kebutuhan klub, kami akan mempertimbangkannya secara profesional. Setelah melalui proses komunikasi dan diskusi bersama tim pelatih, kami memutuskan untuk menyetujui transfer Dewangga ke Arema FC," jelas Adhitia dilansir dari laman resmi klub.
Demi Mengembalikan Performa dan Menit Bermain
Dewangga mendarat di Kota Kembang pada awal musim 2025/26 lalu setelah memutuskan hengkang dari PSIS Semarang yang terdegradasi ke kasta kedua.
Digadang-gadang bakal menjadi pilar kokoh, mantan ikon Laskar Mahesa Jenar ini justru kalah bersaing di lini belakang Persib.
Sepanjang bergulirnya ajang Super League 2025/26, ia tercatat hanya mampu mengemas sembilan penampilan dan lebih akrab dengan bangku cadangan.
Hadirnya pinangan dari Arema FC dipandang Dewangga sebagai momentum emas untuk kembali memulihkan menit bermain reguler sekaligus memikat kembali perhatian pelatih Timnas Indonesia.
"Saya pergi untuk memperbaiki performa dan semoga bisa bertemu di lain kesempatan. Saya sangat mencintai Persib, Bobotoh, dan Kota Bandung," ungkap Dewangga saat menyampaikan salam perpisahan.
Ia juga menutup lembaran singkatnya di Bandung dengan ucapan terima kasih mendalam kepada manajemen dan basis suporter setia Persib.
"Terima kasih buat keluarga besar Persib, jajaran pelatih, ofisial, dan manajemen karena saya bisa ikut dalam perjuangan tim selama satu musim. Perjuangan yang tidak mudah. Untuk Bobotoh, terima kasih sambutan, support hangatnya dari pertama datang hingga sekarang," tambahnya.
Keuntungan Besar bagi Singo Edan
Bagi Arema FC, mendaratkan Dewangga merupakan keuntungan komplet untuk memperdalam kedalaman skuad.
Pemain berkaki kidal ini dikenal memiliki fleksibilitas posisi yang sangat tinggi karena fasih dioperasikan sebagai bek tengah maupun bek kiri, ditunjang dengan segudang pengalaman internasionalnya di level tim nasional.
Di sisi lain, kepergian Dewangga semakin menegaskan bahwa Persib Bandung tengah melakukan cuci gudang dan perombakan skuad secara masif, menyusul hengkangnya sejumlah pilar asing dan lokal lainnya pasca-berakhirnya kompetisi musim lalu.
Editor : Iwan Arfianto