Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Nomor 9 Brasil Kini Milik Cunha, Mampukah Ikuti Jejak Ronaldo Nazario?

Ali Mustofa • Rabu, 24 Juni 2026 | 15:43 WIB
Matheus Cunha di Piala Dunia 2026. (Dok. Matheus Cunha)
Matheus Cunha di Piala Dunia 2026. (Dok. Matheus Cunha)

RADAR KUDUS – Penyerang Brasil, Matheus Cunha, mulai mendapat sorotan besar pada Piala Dunia 2026.

Striker Manchester United itu bahkan dijuluki sebagai "The New R9", mengacu pada legenda Selecao, Ronaldo Nazario, yang pernah mengenakan nomor punggung 9 dan menjadi andalan Brasil di Piala Dunia 2002 serta 2006.

Di turnamen kali ini, Cunha juga dipercaya memakai nomor yang sama dan mengisi posisi penyerang utama.

Cunha menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol saat Brasil mengalahkan Haiti 3-0 pada laga sebelumnya.

Tambahan dua gol lagi akan membuatnya mematahkan catatan kurang produktif para penyerang Brasil yang belum pernah mencetak lebih dari tiga gol di Piala Dunia sejak era Ronaldo.

Kesempatan kembali mencetak gol akan hadir saat Brasil menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB.

Kemenangan akan memastikan langkah Selecao ke babak gugur sekaligus menjaga peluang finis sebagai juara grup.

Cunha mengungkapkan bahwa awalnya ia ingin mengenakan nomor punggung 10.

Namun kehadiran Neymar Jr membuat nomor tersebut kembali digunakan sang bintang, sehingga Cunha memilih nomor 9.

Meski nomor itu identik dengan tekanan besar di tim nasional Brasil, ia mengaku bangga bisa meneruskan tradisi para striker legendaris yang pernah memakainya.

Pemain berusia 27 tahun tersebut menegaskan dirinya akan memberikan kemampuan terbaik demi kepentingan tim.

Menurut Cunha, nomor 9 memiliki sejarah panjang bersama Brasil dan telah dikenakan banyak penyerang hebat yang mampu membawa kesuksesan bagi Selecao.

Di skuad Brasil saat ini, Cunha bersaing dengan Igor Thiago untuk mengisi posisi ujung tombak.

Secara statistik klub musim lalu, Thiago tampil lebih produktif dengan mencetak 25 gol dari 40 pertandingan bersama Brentford, sedangkan Cunha mengemas 10 gol dalam 35 laga bersama Manchester United.

Meski demikian, Cunha dinilai lebih cocok dengan gaya permainan Brasil. Saat masuk sebagai pemain pengganti pada laga melawan Maroko, ia tampil lebih dinamis dan aktif bergerak dibanding Thiago.

Mobilitasnya memudahkan para gelandang dan pemain sayap melakukan rotasi posisi ketika menyerang.

Gelandang Brasil Lucas Paqueta mengakui kehadiran Cunha memberi variasi dalam permainan tim.

Menurutnya, pergerakan Cunha yang lebih fleksibel membuat lini depan Brasil menjadi lebih hidup.

Sementara itu, Thiago tetap dianggap memiliki keunggulan sebagai penyerang murni yang efektif di dalam kotak penalti, terutama saat menghadapi lawan dengan karakter permainan tertentu.

Di sektor sayap, Gabriel Martinelli juga menyatakan kesiapannya jika diminta bermain di sisi kanan menyusul absennya Raphinha akibat cedera.

Meski lebih nyaman beroperasi di sayap kiri, pemain Arsenal tersebut mengaku sudah beberapa kali memainkan peran serupa di level klub saat Bukayo Saka tidak tampil.

Karena itu, ia siap menjalankan instruksi pelatih Carlo Ancelotti demi membantu tim meraih hasil maksimal.

Prediksi Susunan Pemain Skotlandia vs Brasil

Skotlandia (4-2-3-1): Gunn; Patterson, Hanley, Hendry, Robertson; Ferguson, Gannon-Doak; Christie, McTominay, McGinn; Adams.

Brasil (4-2-3-1): Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Douglas Santos; Fabinho, Bruno Guimaraes; Rayan, Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.

Editor : Ali Mustofa
#Timnas Brasil #the new r9 #piala dunia 2026 #matheus cunha