Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Prediksi Argentina vs Aljazair: Ujian Perdana Juara Bertahan, Messi Bidik Awal Sempurna di Piala Dunia 2026

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 16 Juni 2026 | 18:21 WIB
Timnas Argentina saat tampil pada Piala Dunia Qatar 2022. Pelatih Lionel Scaloni membeberkan akan menurunkan pemain pelapis saat menghadapi timnas Indonesia di SUGBK, Senin (19/6). (ESPN)
Timnas Argentina saat tampil pada Piala Dunia Qatar 2022. Pelatih Lionel Scaloni membeberkan akan menurunkan pemain pelapis saat menghadapi timnas Indonesia di SUGBK, Senin (19/6). (ESPN)

KANSAS CITY – Status sebagai juara bertahan membuat Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan sorotan besar. Namun, sejarah telah mengajarkan bahwa laga pembuka tak pernah mudah bagi La Albiceleste. Setelah sempat dikejutkan Arab Saudi pada edisi 2022 sebelum akhirnya mengangkat trofi, kini Lionel Messi dan kolega kembali memulai perjalanan mempertahankan mahkota dunia dengan menghadapi Aljazair pada laga perdana Grup J.

Pertandingan yang digelar di Kansas City, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) pukul 08.00 WIB itu menjadi langkah pertama Argentina dalam memburu sejarah baru. Jika berhasil menjadi juara, mereka akan menjadi negara ketiga yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia secara beruntun setelah Italia (1934 dan 1938) serta Brasil (1958 dan 1962).

Namun, Aljazair datang bukan sekadar pelengkap. Wakil Afrika tersebut memiliki reputasi sebagai tim yang kerap menyulitkan lawan-lawan besar di panggung dunia.

Argentina Datang dengan Modal Mentereng

Argentina mengawali Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Lionel Scaloni lolos ke putaran final sebagai pemuncak klasemen Kualifikasi CONMEBOL.

La Albiceleste mengumpulkan 38 poin dari 18 pertandingan, unggul atas para rival tradisional di Amerika Selatan. Salah satu penampilan paling mengesankan mereka terjadi saat menghancurkan Brasil 4-1 di Buenos Aires.

Kapten sekaligus ikon tim, Lionel Messi, kembali menjadi motor permainan. Meski telah memasuki fase akhir kariernya, pemain berusia 39 tahun itu tetap menunjukkan kualitas kelas dunia dengan mencetak delapan gol sepanjang fase kualifikasi.

Setelah memastikan tiket ke Amerika Utara, Argentina juga tampil meyakinkan dalam serangkaian laga uji coba. Mereka membukukan tujuh kemenangan beruntun dengan produktivitas luar biasa.

Dalam tujuh pertandingan tersebut, Argentina mencetak 21 gol dan hanya kebobolan satu kali. Beberapa korban mereka antara lain Mauritania, Islandia, hingga Puerto Riko.

Catatan tersebut menunjukkan stabilitas permainan yang tetap terjaga sejak keberhasilan mereka menjuarai Copa America dan Piala Dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Messi Masih Jadi Tumpuan

Sorotan utama tetap tertuju kepada Lionel Messi. Pemilik delapan Ballon d'Or itu diprediksi menjalani turnamen Piala Dunia terakhir dalam kariernya.

Meski tak lagi muda, visi bermain, kemampuan membaca ruang, serta kualitas eksekusi bola mati Messi masih menjadi senjata utama Argentina.

Dalam laga uji coba terakhir melawan Islandia, Messi kembali menunjukkan pengaruh besarnya dengan menyumbang gol dalam kemenangan 3-0.

Di sekeliling Messi, Scaloni masih memiliki deretan pemain berkualitas seperti Julián Álvarez, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, Cristian Romero, hingga Emiliano Martínez yang menjadi pilar kesuksesan Argentina dalam beberapa tahun terakhir.

Kombinasi pengalaman dan energi pemain muda membuat Argentina tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara.

Waspadai Kejutan Aljazair

Meski lebih diunggulkan, Argentina tak boleh menganggap remeh Aljazair.

Tim berjuluk Les Fennecs itu datang dengan semangat membuktikan diri setelah absen dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya. Ini menjadi penampilan kelima mereka sepanjang sejarah turnamen.

Prestasi terbaik Aljazair terjadi pada Piala Dunia 2014 di Brasil ketika mereka berhasil lolos dari fase grup sebelum akhirnya disingkirkan Jerman melalui babak perpanjangan waktu di 16 besar.

Saat ini, Aljazair menempati peringkat ke-28 FIFA dan diperkuat sejumlah pemain yang merumput di kompetisi elite Eropa.

Nama-nama seperti Riyad Mahrez, Ramiz Zerrouki, Ismaël Bennacer, Rayan Aït-Nouri, hingga Anthony Mandrea menjadi tulang punggung skuad asuhan Djamel Belmadi.

Kecepatan serangan balik dan disiplin bertahan menjadi kekuatan utama wakil Afrika Utara tersebut.

Rekor Berpihak kepada Argentina

Secara statistik, Argentina memiliki catatan positif menghadapi tim-tim asal Afrika di Piala Dunia.

Sejak kalah mengejutkan dari Kamerun pada laga pembuka Piala Dunia 1990, Argentina mampu memenangkan enam pertandingan berikutnya melawan wakil Afrika di putaran final.

Namun, sepak bola modern terus menghadirkan kejutan. Kekalahan dari Arab Saudi di Qatar empat tahun lalu menjadi pengingat bahwa status unggulan tidak menjamin kemenangan.

Karena itu, fokus dan konsistensi akan menjadi kunci bagi pasukan Scaloni untuk menghindari kesalahan serupa.

Persaingan Grup J

Selain Argentina dan Aljazair, Grup J juga dihuni Austria dan Yordania.

Dua tim teratas akan melaju ke babak gugur. Di atas kertas, Argentina menjadi favorit utama juara grup.

Namun, hasil positif pada pertandingan pertama sangat penting untuk membangun momentum menghadapi laga-laga berikutnya.

Kemenangan atas Aljazair akan membuka jalan lebih mudah menuju fase knockout, sekaligus mempertegas status mereka sebagai kandidat kuat mempertahankan gelar.

Prediksi Pertandingan

Argentina diperkirakan tetap menguasai jalannya laga melalui dominasi penguasaan bola dan kreativitas lini tengah.

Sementara Aljazair kemungkinan akan bermain lebih pragmatis dengan mengandalkan transisi cepat serta eksploitasi ruang di belakang pertahanan lawan.

Jika Messi dan lini depan Argentina mampu tampil efektif sejak awal, juara bertahan berpeluang mengamankan tiga poin.

Namun, bila gagal memaksimalkan peluang, Aljazair memiliki kapasitas untuk menciptakan kejutan.

Prediksi skor: Argentina 3-1 Aljazair.

Laga ini bukan sekadar pertandingan pembuka Grup J, melainkan awal perjalanan sebuah generasi emas Argentina untuk mengukir sejarah baru. Di bawah komando Messi, La Albiceleste ingin membuktikan bahwa kejayaan di Qatar bukanlah akhir cerita, melainkan fondasi menuju era dominasi yang lebih panjang.

Editor : Mahendra Aditya
#jadwal piala dunia 2026 #Argentina vs Aljazair #Prediksi Argentina Aljazair #piala dunia 2026 #Lionel Messi