RADAR KUDUS – Akhir musim Serie A menghadirkan drama besar pada Senin (25/5) dini hari WIB, ketika persaingan papan atas berubah drastis di pekan penentuan.
Cesc Fabregas bersama Como sukses mencatat kemenangan penting yang memastikan langkah mereka ke zona Liga Champions musim depan, sementara AC Milan justru harus menelan hasil pahit di kandang sendiri dan tersingkir dari posisi empat besar.
Como tampil luar biasa dengan kemenangan 4-1 atas Cremonese dalam laga penuh tensi tinggi.
Pertandingan tersebut semakin panas setelah tiga pemain tim tuan rumah.
Dua di antaranya masuk dari bangku cadangan, harus menerima kartu merah pada menit ke-72, yang semakin memperburuk situasi Cremonese hingga akhirnya resmi terdegradasi di laga terakhir musim.
Di pertandingan lain, Lecce berhasil mengamankan posisi mereka di Serie A setelah menang tipis 1-0 atas Genoa.
Hasil tersebut membuat mereka selamat dari jerat degradasi, mengungguli Cremonese yang pada laga itu juga menurunkan mantan bintang Leicester City, Jamie Vardy, sebagai starter.
Sementara itu, di San Siro, AC Milan yang dilatih Massimiliano Allegri hanya membutuhkan kemenangan atas Cagliari untuk memastikan tiket Liga Champions.
Namun harapan itu runtuh setelah mereka kalah 2-1 dari tim papan bawah tersebut, yang membuat Rossoneri harus puas turun ke zona Liga Europa setelah finis di posisi kelima klasemen akhir.
Kekalahan tersebut disambut kekecewaan besar dari publik San Siro.
Milan mengakhiri musim dengan selisih hanya satu poin di bawah Como, padahal sejak awal musim mereka digadang-gadang sebagai kandidat juara dan penghuni tetap empat besar.
Situasi ini juga dipengaruhi hasil pertandingan lain, di mana AS Roma berhasil menang 2-0 atas Hellas Verona.
Kemenangan itu mengantarkan Roma naik ke posisi ketiga dan sekaligus menggeser Milan dari zona Liga Champions.
Di sisi lain, laga derby Turin antara Juventus dan Torino juga berlangsung dalam suasana tidak biasa.
Kick-off sempat tertunda akibat insiden di luar stadion yang melibatkan seorang suporter Juventus yang mengalami cedera serius dalam bentrokan antarpendukung.
Suasana sempat memanas ketika kelompok ultras Juventus meminta pertandingan ditunda sebagai bentuk solidaritas.
Bahkan sempat muncul ancaman aksi protes di lapangan, meski akhirnya para suporter tersebut meninggalkan stadion sebelum laga dimulai.
Suporter yang terluka dilaporkan berada dalam kondisi serius namun tidak mengancam jiwa.
Juventus sendiri akhirnya harus puas finis di posisi keenam dan hanya lolos ke Liga Europa setelah bermain imbang 2-2 melawan Torino, ditambah hasil positif dari Roma dan Como yang mengubah peta klasemen akhir Serie A.
Di tengah kejutan tersebut, Como menjadi sorotan utama.
Klub yang berbasis di tepi Danau Como itu mencatat sejarah besar dengan melangkah ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam 119 tahun perjalanan klub.
Perkembangan pesat Como tidak lepas dari investasi dua bersaudara Hartono, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, yang mengakuisisi klub pada 2019 saat masih berlaga di Serie D.
Kinerja impresif Cesc Fabregas sebagai pelatih juga menjadi perhatian klub-klub besar Eropa.
Di musim perdananya sebagai pelatih kepala, ia berhasil membawa Como bersaing di level tertinggi dan disebut-sebut berpotensi dipertahankan untuk proyek jangka panjang di Liga Champions.
Sementara itu, Napoli memastikan posisi runner-up setelah menang 1-0 atas Udinese di Stadio Diego Armando Maradona.
Gol semata wayang dicetak Rasmus Højlund pada menit ke-24 setelah menerima umpan terobosan matang dari Kevin De Bruyne.
Udinese semakin kesulitan setelah Christian Kabasele harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah pada menit ke-64 usai tinjauan VAR yang menyatakan pelanggaran keras terhadap Højlund.
Editor : Ali Mustofa