KUDUS - SDN 2 Jambean Pati membuat kejutan pada turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025-2026 di Supersoccer Arena.
Tim asal Kabupaten tersebut berhasil mengandaskan dominasi juara bertahan SDUT Bumi Kartini Jepara.
SDN 2 Jambean Pati berhasil merebut juara sepak bola putri KU-12 usai mengalahkan SDUT Bumi Kartini Jepara lewat adu penalti.
Secara catatan SDUT Bumi memiliki catatan impresif. Tim unggulan ini telah menjuarai MLSC sebanyak lima kali.
Sejak kick-off babak pertama dimulai, tensi pertandingan langsung memanas dan tampil ngotot.
Adu fisik dan perebutan bola-bola bawah kerap terjadi sehingga memaksa kedua tim bermain sabar untuk membongkar pertahanan lawan dan menciptakan peluang.
Skor kacamata akhirnya pecah pada menit ke-12 lewat aksi Rere Zenita Farza yang sukses lepas dari kawalan lini belakang lawan dan melepaskan sepakan kaki kiri ke sisi kanan gawang dan membawa SDUT Bumi Kartini Jepara unggul sementara 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Selepas turun minum, perebutan penguasaan bola kembali berlangsung alot. Kedua tim saling menekan demi mencuri celah di lini pertahanan lawan.
SDN Jambean 02 Pati yang dikomandoi Faiha Talloi Carena menolak menyerah dan sempat mendapat peluang emas melalui tendangan bebas yang dieksekusi Hafiza Khaira Lubna Lista.
Namun, sepakan tersebut masih mampu diblok lini pertahanan SDUT Bumi Kartini Jepara sehingga bola liar bergulir keluar lapangan.
Dara Clarista Putri Valencia tanpa ragu melepaskan direct shooting keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang lawan. Gol tersebut membuat kedudukan berubah menjadi imbang 1-1.
Laga pun semakin memanas, kedua tim mampu menahan kedudukan imbang hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil itu memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan kampiun KU 12 MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025 - 2026.
Drama adu penalti berlangsung menegangkan hingga enam penendang. SDN Jambean 02 Pati akhirnya keluar sebagai juara usai Srikandi terakhir, Preiska Naurah Zaparani, memastikan kemenangan perdana SDN Jambean 02 Pati sekaligus mengunci gelar juara KU 12.
Ini merupakan catatan sejarah kemenangan pertama yang diraih SDN Jambean 02 Pati sekaligus momen epik comeback di ajang MilkLife Soccer Challenge yang telah diikuti sebanyak enam kali.
Pelatih SDN Jambean 02 Pati Muhammad Hidayat mengapresiasi tim asuhannya yang mampu bermain all out sepanjang babak final.
”Pertandingan sangat seru berkat tim bermain dengan motivasi tinggi. Tim kami tidak meremehkan lawan namun bekerja keras sepanjang pertandingan final,” ucapnya.
Sementara itu pada KU-10 MI NU Baitul Mukminin berhasil mengalahkan MI NU Pendidikan Islam. MI NU Baitul Mukinin berhasil memenangi laga tersebut dengan skor akhir 4-1.
Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna menyatakan, munculnya juara baru ini membuktikan pembinaan sepak bola putri usia dini mulai kompetitif dan kea rah positif.
Hal ini menunjukkan sekolah serius dalam mendalami pembinaan sepak bola usia dini.
”Semoga lahir atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama Indonesia di level dunia,” harapnya. (gal)
Editor : Ali Mustofa