RADAR KUDUS – Persib Bandung memilih untuk tetap menjaga fokus penuh menjelang laga pamungkas BRI Super League 2025/26 saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Meski hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar juara ketiga secara beruntun, skuad Maung Bandung menegaskan tidak ingin terjebak euforia sebelum pertandingan benar-benar usai.
Bek asing Persib, Federico Barba, menekankan bahwa timnya belum mencapai apa pun selama peluit akhir belum berbunyi di laga terakhir.
Ia meminta rekan-rekannya untuk tetap waspada, menjaga konsentrasi, dan menghindari rasa terlalu percaya diri.
Menurut Barba, posisi Persib saat ini memang sangat menguntungkan karena memimpin klasemen.
Namun, kondisi tersebut justru harus dijawab dengan kerja keras dan fokus yang lebih tinggi di atas lapangan.
“Saya tidak merasakan antusiasme ini karena kami belum mencapai apa pun. Jadi, saya sangat fokus pada pertandingan ini,” ujar Barba.
Persib saat ini unggul dalam perebutan gelar dari Borneo FC Samarinda yang masih menyimpan peluang tipis.
Borneo wajib menang atas Malut United FC sambil berharap Persijap mampu menahan atau mengalahkan Persib di GBLA.
Situasi itu membuat Persib enggan bermain aman hanya demi hasil imbang.
Barba menegaskan bahwa timnya tetap membidik kemenangan untuk menutup musim dengan hasil sempurna di hadapan bobotoh.
Bek asal Italia tersebut juga mengingatkan bahwa Persijap tidak akan datang tanpa motivasi.
Selain ingin menutup musim dengan hasil positif, tim tamu juga berambisi merusak pesta juara Persib di kandang sendiri.
Persib sendiri memiliki catatan kandang yang impresif di GBLA musim ini, dengan 16 kemenangan dan satu hasil imbang.
Statistik tersebut menjadi bukti kuat bahwa Maung Bandung sangat tangguh saat bermain di depan pendukungnya.
Namun demikian, Barba menilai laga terakhir justru bisa menjadi pertandingan paling berat karena tekanan besar yang menyertainya.
Ia menegaskan tidak ingin timnya terpengaruh oleh catatan rekor tersebut.
“Kami tahu di kandang sendiri kami sangat kuat. Tapi sekarang kami bermain melawan tim bagus, ini sulit, dan saya hanya memikirkan tentang pertandingan,” kata Barba.
Persib kini hanya selangkah lagi menuju gelar hattrick juara.
Namun bagi Barba, yang terpenting adalah memastikan timnya mampu menyelesaikan pertandingan dengan hasil maksimal.
Sementara itu, laga penentu gelar Liga Super Indonesia 2025/2026 akan digelar di GBLA pada pukul 16.00 WIB.
Duel ini menjadi momen krusial bagi Persib yang berada di ambang juara, dengan Persijap Jepara sebagai lawan penentu.
Persib tidak memiliki opsi selain mengincar kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
Meski secara perhitungan hasil imbang sudah cukup untuk mengunci trofi, kemenangan tetap menjadi target utama untuk menutup musim secara sempurna.
Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit FIFA asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, dengan kondisi seluruh pemain Persib dilaporkan siap tampil, termasuk lini depan yang sebelumnya diragukan.
Di sisi lain, Persijap Jepara atau Laskar Kalinyamat dipastikan tidak datang sebagai pelengkap.
Pelatih Mario Lemos menegaskan timnya datang ke Bandung dengan tekad memberikan perlawanan maksimal.
Persijap membawa modal positif setelah menahan imbang Borneo FC tanpa gol pada laga sebelumnya, serta pernah menang 2-1 atas Persib pada pertemuan Agustus 2025.
Meski bermain di kandang lawan dengan rekor kuat GBLA, Persijap tetap menyiapkan strategi disiplin bertahan dan serangan balik cepat untuk meredam tekanan tuan rumah.
Dengan status tanpa beban, para pemain Persijap diinstruksikan untuk tampil lepas dan menikmati laga besar sambil tetap menjaga performa terbaik.
Bek Persijap, Diogo Brito, menyebut laga menghadapi Persib sebagai pengalaman berharga dalam kariernya di Asia, terutama dengan atmosfer suporter yang luar biasa.
Sementara itu, Borja Martinez menegaskan timnya datang dengan mental bertanding tinggi dan siap memberikan perlawanan sengit hingga akhir laga.
Pelatih Mario Lemos menambahkan bahwa konsistensi permainan timnya menjadi modal penting, termasuk saat menghadapi Borneo FC dan Persita.
Ia menegaskan bahwa jika Persib berhasil meraih poin, maka gelar juara akan resmi menjadi milik Maung Bandung.
Di sisi lain, Borneo FC masih harus menjalani laga penting melawan Malut United di Stadion Segiri Samarinda pada waktu yang sama.
Namun, apa pun hasil mereka, peluang juara tetap ditentukan oleh hasil Persib kontra Persijap di GBLA sore ini.
Editor : Ali Mustofa