RADAR KUDUS - Situasi di Real Madrid CF kembali memanas setelah muncul ketegangan antara Kylian Mbappé dan pelatih Álvaro Arbeloa usai pertandingan melawan Real Oviedo.
Polemik bermula ketika Mbappe hanya memulai laga dari bangku cadangan pada kemenangan 2-0 Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Padahal, penyerang asal Prancis tersebut mengaku sudah berada dalam kondisi fit sepenuhnya setelah pulih dari cedera hamstring.
Usai pertandingan, Mbappe melontarkan pernyataan yang langsung menjadi sorotan publik dan media Spanyol.
Sang bintang mengaku diberitahu Arbeloa bahwa dirinya kini bukan lagi pilihan utama di lini depan Madrid.
“ Saya 100 persen fit. Saya tidak bermain sejak awal karena pelatih mengatakan saya adalah penyerang pilihan keempat di tim, di belakang Vinicius, Mastantuono, dan Gonzalo,” ujar Mbappe kepada media usai laga.
Mbappe juga menegaskan dirinya sebenarnya siap tampil sebagai starter. Namun, ia memilih menghormati keputusan pelatih meski merasa kecewa dengan situasi tersebut.
“Saya siap menjadi starter, tetapi itu keputusan pelatih dan saya harus menghormatinya,” lanjut kapten timnas Prancis itu.
Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi mengenai retaknya hubungan Mbappe dengan Arbeloa.
Terlebih, suasana di internal Madrid memang sedang tidak stabil setelah serangkaian hasil kurang memuaskan musim ini.
Menanggapi komentar Mbappe, Arbeloa membantah pernah secara langsung menyebut sang pemain sebagai striker pilihan keempat.
Pelatih asal Spanyol itu mengaku heran dengan interpretasi Mbappe terhadap keputusan rotasi yang diambilnya.
“Saya tidak mengatakan dia adalah penyerang keempat. Saya bahkan tidak punya empat striker murni di tim,” kata Arbeloa dalam konferensi pers usai pertandingan.
Arbeloa menjelaskan keputusan mencadangkan Mbappe murni karena pertimbangan fisik dan jadwal pertandingan yang padat menjelang akhir musim.
Ia memastikan mantan pemain Paris Saint-Germain F.C. itu tetap menjadi bagian penting skuad Los Blancos.
Ketegangan semakin terasa karena Mbappe juga mendapat siulan dari sebagian pendukung Madrid saat masuk sebagai pemain pengganti di Bernabeu.
Situasi tersebut memperlihatkan meningkatnya tekanan terhadap sang megabintang setelah musim yang dianggap belum memenuhi ekspektasi besar publik Madrid.
Dalam beberapa pekan terakhir, media Spanyol memang ramai memberitakan suasana ruang ganti Madrid yang mulai tidak kondusif.
Mbappe disebut menjadi salah satu sorotan utama akibat performa tim yang inkonsisten dan kegagalan bersaing di beberapa kompetisi penting.
Meski begitu, Mbappe menegaskan dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Arbeloa.
Ia mengaku tetap menghormati sang pelatih dan siap bekerja keras demi kembali mendapatkan posisi utama di skuad Real Madrid.
Dengan musim yang masih menyisakan beberapa pertandingan penting, hubungan antara Mbappe dan Arbeloa kini menjadi perhatian besar publik sepak bola Eropa.
Banyak pihak menilai situasi ini bisa memengaruhi arah proyek besar Real Madrid untuk musim depan.
Editor : Mahendra Aditya