Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bayern Tersingkir! PSG Tampil Superior dan Siap Hadapi Arsenal di Budapest

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 7 Mei 2026 | 08:26 WIB
PSG lolos ke final liga Champions 2026 setelah kalahkan Bayern Munich secara agregat.
PSG lolos ke final liga Champions 2026 setelah kalahkan Bayern Munich secara agregat.

RADAR KUDUS - Paris Saint-Germain berhasil memastikan tempat di final UEFA Champions League Final setelah menahan imbang Bayern Munich dengan skor 1-1 di Allianz Arena. Hasil tersebut membuat PSG unggul agregat 6-5 dan melaju ke partai puncak menghadapi Arsenal pada 30 Mei mendatang di Budapest.

Tim asuhan Luis Enrique tampil sangat disiplin dan dewasa sepanjang pertandingan. Meski bermain di kandang Bayern yang terkenal angker, PSG mampu mengontrol permainan dan meredam agresivitas juara Jerman tersebut.

PSG langsung mengejutkan tuan rumah ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Ousmane Dembélé sukses mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan matang dari Khvicha Kvaratskhelia.

Baca Juga: Arsenal Siapkan Kontrak Baru untuk Mikel Arteta, Rashford Makin Terasing di MU

Gol cepat tersebut membuat Bayern berada dalam tekanan besar karena harus mengejar ketertinggalan agregat. Namun sepanjang laga, PSG justru tampil lebih tenang dan efektif dalam mengelola pertandingan.

Bayern sebenarnya sempat mencoba membangun tekanan lewat Michael Olise dan Harry Kane, tetapi lini pertahanan PSG bermain sangat solid.

Pertandingan juga diwarnai beberapa kontroversi keputusan wasit. Bayern merasa Nuno Mendes seharusnya mendapat kartu merah setelah dianggap melakukan handball saat sudah mengantongi kartu kuning.

Baca Juga: Arsenal Siapkan Kontrak Baru untuk Mikel Arteta, Rashford Makin Terasing di MU

Selain itu, insiden handball João Neves di kotak penalti juga memicu protes kubu Bayern. Namun wasit tetap tidak memberikan penalti karena bola dianggap menyentuh tangan secara tidak sengaja setelah mengenai rekan setim sendiri.

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, mengaku kecewa dengan sejumlah keputusan pertandingan yang menurutnya merugikan timnya sepanjang dua leg semifinal.

Meski begitu, Bayern memang kesulitan membongkar organisasi permainan PSG. Lini tengah tim tamu tampil dominan lewat permainan agresif Fabián Ruiz, Vitinha, dan João Neves.

Kvaratskhelia menjadi bintang utama dalam pertandingan ini. Winger asal Georgia tersebut tampil luar biasa dengan kemampuan dribel, kecepatan, dan kontribusi bertahan yang sangat efektif.

Ia berhasil memenangkan seluruh percobaan dribelnya dan menjadi ancaman terbesar bagi lini belakang Bayern sepanjang pertandingan. Penampilannya bahkan membuat banyak pihak menyebutnya sebagai salah satu winger terbaik dunia saat ini.

PSG juga beberapa kali hampir menambah gol lewat peluang dari Désiré Doué dan Bradley Barcola, namun kiper Manuel Neuer masih mampu melakukan penyelamatan penting.

Sementara itu, Bayern baru mampu mencetak gol balasan pada menit ke-94 melalui tendangan Harry Kane. Gol tersebut datang terlambat dan tidak cukup untuk menyelamatkan peluang Die Roten melaju ke final.

Hasil ini juga memperpanjang penantian Kane untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam kariernya.

PSG kini semakin percaya diri menatap final melawan Arsenal. Klub asal Prancis tersebut tampil sangat tajam sepanjang kompetisi dengan total 44 gol di Liga Champions musim ini, hanya terpaut satu gol dari rekor kompetisi.

Namun Arsenal tetap bukan lawan mudah. Tim asuhan Mikel Arteta dikenal memiliki pertahanan terbaik di kompetisi musim ini dan masih belum terkalahkan di Liga Champions.

Luis Enrique mengaku bangga dengan mentalitas dan karakter yang ditunjukkan timnya saat menghadapi Bayern. Ia menilai lini pertahanan PSG tampil lebih baik dibanding lini serang dalam laga tersebut.

Sementara Kvaratskhelia menegaskan PSG kini fokus penuh untuk menghadapi final dan siap memberikan segalanya demi meraih trofi Liga Champions.

Final antara Arsenal dan PSG diprediksi menjadi pertarungan sengit antara dua gaya permainan berbeda: serangan eksplosif PSG melawan pertahanan kokoh Arsenal.

Editor : Mahendra Aditya
#Arsenal vs PSG #PSG vs Bayern Munich #Khvicha Kvaratskhelia #ousmane dembele #Liga Champions 2026