Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gaji Tak Dibayar, 6 Pemain Tinggalkan PSBS! Pablo Andrade Ungkap Kesedihan Mendalam

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 6 Mei 2026 | 17:05 WIB
Pablo Andrade pemain PSBS Biak
Pablo Andrade pemain PSBS Biak

RADAR KUDUS - Krisis finansial yang melanda PSBS Biak belum juga menemukan jalan keluar. Tunggakan gaji yang belum terselesaikan membuat kondisi tim berjuluk Badai Pasifik itu semakin memprihatinkan, bahkan berujung pada hengkangnya sejumlah pemain sebelum kompetisi BRI Super League 2025/2026 berakhir.

Kapten tim, Pablo Andrade, secara terbuka mengungkapkan kekecewaan dan kesedihannya atas situasi yang terjadi. Bek asal Brasil tersebut mengaku terpukul melihat rekan-rekan setimnya harus pergi di tengah musim akibat ketidakpastian yang melanda klub.

Menurut Pablo, para pemain yang pergi bukan hanya sekadar rekan kerja, tetapi juga bagian dari perjalanan panjang tim sepanjang musim. Ia menyayangkan kondisi yang memaksa mereka tak bisa menyelesaikan kompetisi bersama.

“Semua orang tahu situasi klub saat ini. Sangat menyedihkan melihat mereka harus pergi. Mereka sudah berjuang bersama kami, tinggal bersama kami sepanjang musim,” ungkapnya.

Ia memahami keputusan para pemain yang memilih hengkang, mengingat mereka juga harus memikirkan kebutuhan pribadi dan keluarga. Meski berat, Pablo hanya bisa mengucapkan terima kasih atas kontribusi mereka dan berharap bisa kembali bertemu di kesempatan lain.

Baca Juga: PSIS Mau Naik Kasta? Ini Syarat Keras dari Otavio Dutra yang Tak Bisa Ditawar

Tetap Bertahan di Tengah Tekanan

Meski diterpa masalah serius, Pablo menegaskan dirinya bersama pemain yang masih bertahan tetap berkomitmen menyelesaikan musim dengan profesional. Ia mengakui situasi ini sangat sulit, namun tim berusaha tetap fokus menghadapi sisa pertandingan.

PSBS masih menyisakan tiga laga krusial melawan Dewa United, Bhayangkara FC, dan Arema FC. Dengan kondisi skuad yang tidak lengkap, tantangan yang dihadapi jelas semakin berat.

Namun demikian, Pablo melihat adanya semangat baru dalam tim. Para pemain mencoba melupakan masalah di luar lapangan dan fokus meningkatkan performa saat latihan.

“Kami tahu ini tidak mudah. Tapi kami mencoba tetap profesional. Saat latihan, kami fokus bekerja keras dan menjaga motivasi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun di lapangan mereka berusaha tampil maksimal, di luar itu para pemain tetap harus menghadapi realita sulit terkait kondisi finansial yang belum jelas.

Harapan untuk Solusi Cepat

Kapten berusia 32 tahun itu berharap manajemen segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan gaji. Menurutnya, para pemain dan staf sudah memberikan dedikasi penuh dan layak mendapatkan hak mereka.

Pablo mengaku tidak memiliki banyak informasi terkait perkembangan internal klub. Namun, ia tetap berharap ada solusi terbaik agar semua pihak yang terlibat tidak dirugikan.

“Kami bekerja setiap hari dan berusaha memberikan yang terbaik. Saya harap manajemen bisa menemukan solusi agar pemain dan staf mendapatkan haknya,” tegasnya.

Enam Pemain Resmi Tinggalkan Tim

Dampak dari krisis ini sudah nyata. Setidaknya enam pemain memutuskan hengkang karena gaji yang belum dibayarkan selama lebih dari tiga bulan.

Dua pemain lokal yang pergi adalah Arif Budi dan George Brown. Sementara empat pemain asing yang meninggalkan tim yakni Ruyery Blanco, Eduardo Barbosa, Kevin Alexander, dan Sandro Embalo.

Arif Budi menjadi pemain pertama yang keluar sejak awal Maret 2026. Ia bahkan tidak lagi masuk skuad dan menolak ikut dalam lawatan tandang. Setelah itu, pemain lain menyusul pergi secara bertahap hingga awal Mei.

Dengan kepergian mereka, dipastikan PSBS harus menjalani tiga laga terakhir musim ini dengan kekuatan yang jauh berkurang.

Editor : Mahendra Aditya
#gaji pemain PSBS #pemain hengkang PSBS #psbs biak #pablo andrade #BRI Super League