RADAR KUDUS - Winger andalan Arsenal, Bukayo Saka, berharap perjalanan luar biasa timnya di Liga Champions UEFA musim ini bisa ditutup dengan akhir manis di Budapest. Golnya menjadi penentu kemenangan atas Atlético Madrid di semifinal dan memastikan tiket ke partai puncak.
Arsenal menang 1-0 pada leg kedua di Emirates Stadium lewat gol Saka menjelang turun minum. Ia dengan sigap menyambar bola muntah hasil tepisan Jan Oblak dari tembakan Leandro Trossard. Hasil ini melengkapi agregat 2-1 setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang di Madrid.
Kemenangan tersebut disambut euforia besar oleh para pemain dan suporter. Arsenal akhirnya kembali ke final Liga Champions setelah menunggu selama 20 tahun, sebuah pencapaian yang sangat emosional bagi klub.
Baca Juga: Diego Simeone Legawa, Atletico Tersingkir dari Liga Champions
Saka tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Ia menyebut momen tersebut sangat spesial, terlebih melihat dukungan luar biasa dari fans sejak sebelum pertandingan dimulai.
“Ini luar biasa. Anda bisa melihat sendiri apa artinya bagi kami dan para pendukung. Suasananya benar-benar berbeda sejak kami tiba di stadion,” ungkap Saka.
Ia juga mengakui laga berjalan penuh tekanan. Namun, Arsenal mampu mengatasinya dengan baik hingga memastikan kemenangan.
Baca Juga: Arsenal Kunci Tiket Final Liga Champions Usai Tundukkan Atletico, Declan Rice jadi Man of the Match
“Pertandingan seperti ini tidak pernah mudah. Tekanannya besar untuk kedua tim, tapi kami mampu melewatinya dan mencapai final,” tambahnya.
Perjalanan Saka sendiri tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami masa sulit, termasuk saat menjadi sorotan usai kegagalan di final Euro 2020. Kini, ia justru tampil sebagai pahlawan bagi klubnya.
Menurutnya, dalam sepak bola, keberuntungan bisa datang dan pergi, namun yang terpenting adalah selalu siap berada di momen yang tepat.
“Terkadang keberuntungan datang, terkadang tidak. Yang penting, saya ada di posisi itu dan berhasil mencetak gol,” ujarnya.
Arsenal kini tinggal selangkah lagi menuju gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Di final nanti, mereka akan menghadapi pemenang antara Paris Saint-Germain atau Bayern Munich.
Laga puncak akan digelar di Budapest pada 30 Mei, dan Saka berharap kisah perjalanan Arsenal musim ini berakhir dengan kejayaan.
“Ini cerita yang indah, dan saya berharap bisa ditutup dengan hasil terbaik di Budapest,” tutupnya.
Editor : Mahendra Aditya