RADAR KUDUS - Romelu Lukaku akhirnya kembali ke pusat latihan SSC Napoli setelah lebih dari sebulan absen, sebuah periode yang memicu spekulasi luas terkait masa depannya di bawah arahan Antonio Conte. Kini, sorotan tertuju pada apakah sang striker bisa kembali masuk skuad utama atau justru semakin tersisih.
Kembalinya Lukaku ke fasilitas latihan di Castel Volturno menjadi sinyal meredanya ketegangan yang sempat memanas. Sebelumnya, penyerang asal Belgia itu membuat manajemen klub kecewa setelah tidak hadir tanpa izin selama jeda internasional.
Bahkan, kunjungannya ke kota Napoli beberapa waktu lalu tidak diikuti komunikasi dengan tim pelatih maupun rekan setim, sehingga menimbulkan tanda tanya besar soal komitmennya.
Baca Juga: Lookman Melempem, Alvarez Hilang: Atletico Gagal ke Final
Namun, situasi mulai mencair. Kehadiran Lukaku dalam sesi latihan terbaru membuka peluang rekonsiliasi dengan Conte, pelatih yang dikenal memiliki standar disiplin tinggi. Meski begitu, belum ada jaminan ia akan langsung kembali ke starting XI, mengingat keputusan sepenuhnya berada di tangan sang pelatih.
Agen Lukaku, Federico Pastorello, turut angkat bicara. Ia menegaskan hubungan kuat antara kliennya dan Conte, yang sama-sama memiliki karakter penuh gairah dalam sepak bola.
Menurutnya, dinamika emosional tersebut justru sering menjadi kunci keberhasilan mereka di masa lalu.
“Beberapa hari lalu bukan waktu yang tepat untuk bertemu. Sekarang mereka akan kembali berlatih bersama, dan keputusan ada pada pelatih,” ujar Pastorello, mengisyaratkan peluang komunikasi yang lebih baik ke depan.
Ketegangan sebelumnya sempat mencuat ke publik usai laga Napoli kontra Cremonese. Conte secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya karena Lukaku tidak menunjukkan inisiatif untuk menjalin komunikasi selama masa pemulihan. Pernyataan itu mempertegas adanya jarak di antara keduanya.
Baca Juga: Rating Pemain Arsenal Setelah Tekuk Atletico 1-0, Akhiri Penantian 20 Tahun ke Final UCL
“Pintu saya selalu terbuka, tapi tidak ada yang mengetuk,” kata Conte kala itu, sebuah sindiran yang mencerminkan rasa kecewanya terhadap sikap sang pemain.
Kini, menjelang fase krusial akhir musim Serie A, situasi Lukaku menjadi perhatian utama. Ia harus membuktikan diri mampu kembali ke kondisi terbaik dan memenuhi tuntutan taktik ketat Conte jika ingin mendapatkan tempat di tim.
Meski masa depannya di Napoli masih belum pasti, langkah kembali ke lapangan latihan menjadi awal penting bagi “Big Rom” untuk mengakhiri masa sulitnya. Pada akhirnya, keputusan tetap berada di tangan Conte—sosok yang selama ini dikenal paling mampu mengeluarkan potensi terbaik dari Lukaku.
Editor : Mahendra Aditya