Peringatan Carlos Sainz dan GPDA Terbukti: Insiden Bearman di Suzuka Jadi Alarm Keras bagi F1 dan FIA

Ghina Nailal Husna • Dipublikasikan Senin, 30 Maret 2026 | 14:32 WIB
Peringatan Carlos Sainz dan GPDA Terbukti (X)
Peringatan Carlos Sainz dan GPDA Terbukti (X)

 

RADAR KUDUS — Dunia Formula 1 kembali dikejutkan oleh insiden berbahaya yang melibatkan pembalap muda Ollie Bearman di Sirkuit Suzuka. 

Kejadian ini seolah menjadi pembenaran atas kekhawatiran yang selama ini disuarakan oleh Carlos Sainz dalam kapasitasnya sebagai Direktur Grand Prix Drivers' Association (GPDA). 

Sainz mengungkapkan bahwa dirinya dan asosiasi pembalap telah berulang kali memberikan peringatan kepada F1 dan FIA mengenai potensi kecelakaan fatal yang dipicu oleh perbedaan kecepatan (speed delta) yang ekstrem antar mobil di lintasan.

Baca Juga: Gebrakan NO NA di HITC Japan 2026: Debut Internasional yang Mengukuhkan Eksistensi Girl Group Indonesia di Kancah Global

Insiden tersebut bermula ketika Ollie Bearman kehilangan kendali atas jet daratnya hingga menghantam tembok pembatas.

Kecelakaan ini dipicu oleh upaya Bearman menghindari mobil Franco Colapinto yang melambat secara signifikan di area lurus. 

Colapinto diketahui tengah melakukan proses harvesting energy (pengisian ulang energi baterai), sebuah prosedur teknis yang membuat kecepatan mobil menurun drastis dibandingkan mobil di belakangnya yang sedang dalam mode menyerang. 

Perbedaan kecepatan yang terlalu mencolok dalam waktu singkat ini membuat Bearman tidak memiliki cukup ruang untuk bereaksi dengan aman.

Carlos Sainz menilai bahwa faktor keberuntungan masih berpihak pada keselamatan pembalap karena insiden ini terjadi di Suzuka, sebuah sirkuit permanen yang memiliki area escape road atau ruang penyelamat yang luas.

Namun, ia memberikan gambaran mengerikan jika skenario serupa terjadi di sirkuit jalanan yang sempit dan minim ruang evakuasi.

"Dari fakta yang kita lihat pada insiden Ollie hari ini, kami sudah memperingatkan bahwa kejadian semacam ini pasti akan terjadi. Kita beruntung ada escape road di sini.

Bayangkan jika ini terjadi di Baku, Singapura, atau Las Vegas. Dengan perbedaan kecepatan sebesar itu dan langsung menghantam tembok, dampaknya akan jauh lebih fatal," ujar Sainz dengan nada serius.

Sebagai pimpinan GPDA, Sainz mendesak FIA untuk segera mengambil langkah konkret dan melakukan perubahan regulasi teknis maupun prosedur balapan.

Ia menegaskan bahwa regulasi saat ini justru menciptakan celah berbahaya di mana aksi harvesting di lintasan lurus sering kali menciptakan situasi yang tidak terduga bagi pembalap lain.

Sainz merasa tidak puas dengan respons otoritas balap sejauh ini yang dianggap terlalu fokus pada aspek hiburan ketimbang aspek keamanan dasar.

"Kami sebagai GPDA memperingatkan FIA bahwa aksi seperti ini banyak terjadi dengan regulasi saat ini. Kita harus segera membuat perubahan jika tidak ingin insiden ini terulang kembali.

 Saya sungguh terkejut ketika mereka (FIA) berkata akan memperbaiki sistem kualifikasi saja dan membiarkan balapannya tetap seperti ini karena dianggap seru.

Sebagai pembalap, kami sudah sangat vokal menegaskan bahwa masalahnya bukan hanya saat kualifikasi, tetapi juga saat balapan berlangsung," tambah pembalap asal Spanyol tersebut.

Baca Juga: Filosofi Penerimaan Diri Agnez Mo: Mengutamakan Kesehatan Mental di Tengah Gemerlap Industri Global

Sainz berharap FIA dapat segera menciptakan solusi teknis yang lebih baik untuk meminimalisir risiko perbedaan kecepatan yang terlalu tinggi.

Baginya, keselamatan pembalap harus menjadi prioritas absolut di atas sekadar menciptakan drama atau tontonan yang menarik. 

Pernyataan tegas ini diharapkan menjadi titik balik bagi FIA untuk meninjau kembali standar keamanan dan cara balapan yang lebih aman bagi seluruh kontestan di grid F1. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
Carlos Sainz Franco Colapinto GPDA Ollie Bearman insiden Suzuka harvesting energy perbedaan kecepatan keselamatan pembalap sirkuit jalanan regulasi F1 Grand Prix speed delta escape road kualifikasi F1 manajemen energi keamanan lintasan kecelakaan balap asosiasi pembalap. fia formula 1