Puskesmas Lasem Masih Tanggap Darurat, Empat Siswa Masih Dirawat Intensif

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 12:37 WIB
WISNU AJI/RADAR KUDUS
JENGUK PASIEN: Sekda Rembang Fahrudin mendampingi Wakil Ketua BGN Trenggono menjenguk pasien dugaan keracunan MBG di Puskesmas Lasem kemarin.
WISNU AJI/RADAR KUDUS
JENGUK PASIEN: Sekda Rembang Fahrudin mendampingi Wakil Ketua BGN Trenggono menjenguk pasien dugaan keracunan MBG di Puskesmas Lasem kemarin.

 

REMBANG- Kepala Puskesmas Lasem dr Joko Paryanto menyampaikan kunjungan Wakil BGN, Trenggono ke Puskesmas Lasem pada Jumat (11/9) siang. Saat itu masih ada 12 pasien dari MAN 2 Rembang atau MAN Lasem yang dirawat. 

Setelah divisit dokter, 8 pasien diperbolehkan pulang. Sehingga kini tinggal 4 pasien yang masih menjalani perawatan.

”Dibesuk Pak Trenggono sekira pukul 10.00-10.30. Divisit dokter diperbolehkan pulang 8 pasien,” kata dr Joko kepada Jawa Pos Radar Kudus, Kemarin (11/9).

dr Joko menambahkan hingga saat ini pihaknya masih menerapkan status tanggap darurat. Prioritas utama adalah pelayanan pasien berjalan baik dan semua bisa sembuh. Pengobatannya juga digratiskan.

Sesuai arahan Bupati Rembang Harno dan Kepala Dinkes Rembang dr Ali Syofi’i, pembiayaan dilakukan dengan klaim BPJS Kesehatan bagi yang memiliki. Untuk yang tidak punya BPJS, pembiayaan diajukan ke pihak Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) terkait.

”Kalau yang dari SMANELA clear, 12 siswa kebetulan punya BPJS semua. Untuk MAN 2 Rembang kita tanggap darurat dahulu. Kita belum peroleh data resmi dari sekolah, proses hari ini masih menambah. Untuk mengecek punya atau tidak kita harus punya NIK dahulu,” terangnya.

Di luar MAN Lasem, Puskesmas Lasem juga merawat pasien dari MTs Lasem dengan gejala ringan. Di UGD tercatat ada 11 pasien. 7 pasien diberi obat dan pulang rawat jalan. 4 pasien lainnya diinfus pagi, sore, dan malam lalu langsung pulang setelah screening. Hingga Jumat (11/9) tidak ada lagi pasien dari Tsanawiyah.

Sementara itu Kepala MAN 2 Rembang Ahmad Suhadak Solikin menyampaikan hari Jumat seluruh siswa dan siswi MAN Lasem sudah pulang dari rumah sakit. Pagi harinya masih tersisa 3 pasien dan sempat dijenguk langsung oleh Wakil BGN.

”Lalu di Puskesmas Lasem hari Jumat ada 2 siswa masuk. Sebelumnya mereka sudah sakit, mules dan muntah dari rumah. Baru merasakan keluhan sakit. Ditangani oleh petugas kesehatan dari puskesmas,” katanya.

Sebelumnya para siswa MAN 2 Rembang juga ditengok Wakil BGN di RSUD dr R Soetrasno Rembang dan Puskesmas Lasem. Rombongan kemudian meninjau SPPG penyalur. Untuk MAN Lasem diketahui pasokan makanannya berasal dari dapur SPPG Ngemplak. (noe/ali)

 

Editor : Ali Mahmudi
bgn lasem keracunan mbg di lasem harno hanies sekda rembang Rembang hari ini