Kabar Baik! RSUD Rembang Hadirkan Teknologi Operasi Modern, Pasien Ambeien Kini Bisa Pulang dalam Waktu Singkat

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:16 WIB
SUKSES: Dokter RSUD dr R Soetrasno Rembang melakukan operasi laparoskopi. (RSUD REMBANG UNTUK RADAR KUDUS)
SUKSES: Dokter RSUD dr R Soetrasno Rembang melakukan operasi laparoskopi. (RSUD REMBANG UNTUK RADAR KUDUS)

REMBANG – RSUD dr R Soetrasno Kabupaten Rembang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menghadirkan teknologi medis yang lebih modern.

Salah satu inovasi terbaru yang kini tersedia adalah layanan operasi hemoroid atau ambeien menggunakan teknologi laser, serta tindakan bedah minimal invasif dengan alat laparoskopi.

Kehadiran dua teknologi tersebut menjadi langkah baru rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang lebih nyaman bagi pasien.

Selain meningkatkan efektivitas tindakan medis, metode ini juga mempercepat proses pemulihan sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dalam waktu lebih singkat.

Direktur RSUD dr R Soetrasno Rembang, dr Samsul Anwar, mengatakan layanan operasi hemoroid berbasis laser mulai dioperasikan secara efektif sejak Juli 2026.

Hingga saat ini, sudah ada tiga pasien yang menjalani tindakan tersebut dengan hasil yang memuaskan.

Menurutnya, seluruh pasien yang telah menjalani operasi menunjukkan proses pemulihan yang baik tanpa kendala berarti.

Inovasi pelayanan tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi RSUD dalam menyambut Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang.

Ia menjelaskan, angka kasus hemoroid di Kabupaten Rembang masih cukup tinggi.

Karena itu, rumah sakit berupaya menghadirkan metode penanganan yang lebih modern agar pasien tidak lagi mengalami rasa nyeri berlebihan setelah menjalani operasi.

"Teknologi laser dirancang agar pasien merasa lebih nyaman. Setelah operasi, proses penyembuhannya jauh lebih cepat sehingga dalam waktu kurang dari dua hari pasien sudah diperbolehkan pulang," ujar dr Samsul.

Menurutnya, berbeda dengan metode konvensional yang membutuhkan waktu pemulihan hingga lebih dari sepekan, operasi laser memungkinkan pasien menjalani tindakan setelah berpuasa dan dapat kembali ke rumah keesokan harinya.

Pada metode lama, tindakan operasi dilakukan dengan cara memotong dan menjahit jaringan sehingga sering menimbulkan rasa nyeri, terutama ketika pasien buang air besar setelah operasi.

Dengan teknologi laser, kondisi tersebut dapat diminimalkan sehingga masa pemulihan menjadi lebih nyaman.

RSUD Rembang juga memastikan layanan tersebut dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Pasien cukup menjalani pemeriksaan sesuai prosedur, sementara pembiayaan tindakan juga dapat ditanggung melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain menghadirkan operasi laser untuk hemoroid, RSUD dr R Soetrasno juga telah dilengkapi teknologi laparoskopi.

Peralatan ini memungkinkan dokter melakukan tindakan operasi melalui sayatan yang sangat kecil atau metode minimal invasif.

Teknologi laparoskopi dapat dimanfaatkan untuk berbagai tindakan bedah, seperti operasi usus buntu maupun hernia.

Dengan ukuran sayatan yang lebih kecil, pasien tidak hanya memperoleh hasil operasi yang lebih baik, tetapi juga mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan operasi konvensional.

"Kami juga memiliki fasilitas laparoskopi untuk berbagai tindakan operasi, seperti usus buntu dan hernia. Sayatannya sangat kecil sehingga pemulihan pasien menjadi lebih cepat dengan tingkat keberhasilan yang tinggi," jelas dr Samsul.

Melalui berbagai inovasi tersebut, RSUD dr R Soetrasno Rembang berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin berkualitas.

Kehadiran teknologi medis modern juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien yang membutuhkan tindakan operasi tanpa harus menjalani masa pemulihan yang panjang. (noe)

Editor : Ali Mustofa
teknologi laser alat laparoskopi pelayanan kesehatan rembang RSUD dr R Soetrasno