CEK LOKASI: Bupati Rembang Harno meninjau kawasan GOR Mbesi Rembang yang dibidik perluasan RTH dan fasilitas sarana olahraga.
REMBANG – Kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Mbesi Rembang menjadi lokasi baru yang dibidik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang untuk perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Konsepnya wisata berbasis lingkungan, lengkap dengan sarana olahraga dan UMKM.
Rencana ini sudah mendapat arahan langsung dari Bupati Rembang Harno, yang meninjau lokasi bersama OPD teknis. Turut hadir Kepala DLH Rembang Ika Himawan Afandi dan Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Taufik Darmawan. Pekan ini, rencana tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama pihak konsultan.
Selain RTH, GOR Mbesi juga akan dilengkapi lapangan bola, jogging track, dan area Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Kepala DLH Rembang Ika Himawan Afandi membenarkan rencana tersebut. Menurutnya, proses saat ini masih tahap survei lokasi dan perencanaan awal.
"Rencana ke depannya, Pak Bupati menginginkan perluasan Rembang ke arah selatan sebagai pusat keramaian. Nanti akan dibangun RTH yang dilengkapi sarana olahraga dan UMKM," kata Ika, kemarin (21/7).
Ika menjelaskan, kawasan Rembang selatan mulai berkembang. Kampus PSDKU Undip berdiri di sisi utara GOR Mbesi, dengan perluasan gedung perkuliahan di bagian belakang.
Sebagian lahan di kawasan itu akan diarahkan untuk RTH baru. Survei lanjutan dijadwalkan Kamis mendatang, melibatkan konsultan untuk menyusun detail engineering design (DED).
"RTH di Kabupaten Rembang masih sangat kurang. Syaratnya 30 persen, sementara Rembang belum mencapai 10 persen," tegasnya.
Pemkab Rembang akan menggandeng CSR untuk merealisasikan proyek ini, sekaligus sebagai strategi pengembangan wilayah selatan menjadi pusat kegiatan masyarakat baru.
Rembang utara dinilai sudah padat dengan lahan parkir yang terbatas. Sementara itu, GOR Mbesi memiliki area parkir luas yang berpotensi menampung event-event skala besar.
"Konsepnya nanti ada wisata berbasis lingkungan. Rencana kami lengkapi dengan sarpras jogging track, lapangan bola, taman, serta UMKM," imbuhnya.
Lahan seluas sekitar 6 hektare di kawasan GOR Mbesi akan dimaksimalkan untuk proyek ini. Tahap awal berupa penyusunan konsep, sebelum pelaksanaan fisik ditargetkan mulai awal tahun depan, menyusul rampungnya penggunaan lahan sebagai temporary landfill atau tempat penampungan sementara.
"Targetnya dua pekan ini rampung. Nanti akan ditindaklanjuti dengan pembahasan bersama Bupati," pungkasnya. (noe/ali)
Editor : Ali Mahmudi