REMBANG – SMP Negeri 1 Lasem sukses mengukir prestasi gemilang dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
Salah satu capaian paling membanggakan ditorehkan oleh Andhika Pratama, siswa sekolah setempat yang berhasil meraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
TKA tingkat SMP ini sebelumnya telah dihelat pada 6–9 April 2026 lalu.
Tidak hanya prestasi individu, secara kolektif grafik nilai rata-rata yang diraih murid SMPN 1 Lasem juga berada di atas angin.
Berdasarkan data resmi yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) pada Selasa (26/5), rata-rata nilai sekolah ini sukses melampaui standar Provinsi Jawa Tengah maupun Nasional.
Pada mata pelajaran bahasa indonesia, SMPN 1 Lasem sukses mengunci angka rata-rata 72,85, unggul jauh dibanding rata-rata provinsi (65,95) dan nasional (60,83).
Begitu pula pada mata pelajaran Matematika, sekolah ini berhasil meraih rata-rata 48,08, mengungguli rata-rata Provinsi Jateng (42,65) serta nasional (40,34).
Kepala SMPN 1 Lasem, Estu Budi Winarni, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat atas capaian luar biasa ini.
"Alhamdulillah, hasil TKA tahun ini sangat membanggakan. Prestasi yang diraih Mas Andhika dengan nilai 100, serta nilai rata-rata sekolah yang mampu melampaui capaian provinsi dan nasional, merupakan buah dari kerja keras, ketekunan para murid, serta dedikasi luar biasa dari bapak dan ibu guru dalam mengajar," ujar Estu penuh syukur.
Secara terpisah, Kabid SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, Ngadiyono, menjelaskan bahwa daftar kolektif hasil TKA sudah mulai dibagikan ke sekolah-sekolah sejak Rabu pekan lalu.
Kendati demikian, untuk rekapitulasi nilai TKA total tingkat kabupaten hingga saat ini masih dalam proses. ”Belum ada (data lengkap kabupaten), Mas. Sementara kita minta sekolah kirim rata-rata nilai TKA-nya. Cuma data memang belum masuk semua. Sampai sekarang, baru jenjang SMA sederajat (yang terlihat jalurnya). Mungkin dari Kementerian masih on process,” jelasnya.
Di luar kendala teknis rekapitulasi nilai kabupaten yang masih berjalan, Ngadiyono memastikan bahwa pengumuman kelulusan yang dilaksanakan pada Selasa, 2 Juni 2026 kemarin berjalan lancar.
Berdasarkan laporan yang masuk dari berbagai pihak, seluruh siswa SMP di wilayahnya dinyatakan lulus 100 persen. (noe/ali)
Editor : Ali Mahmudi