Suparmin Hanya Bisa Pasrah, Sapi Apanza yang Dirawat 1,5 Tahun dengan Jamu Jahe-Kunir Akhirnya Jadi Kurban Presiden

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 11:59 WIB
DISEMBELIH: Petugas menyembelih sapi Apanza bantuan Presiden RI untuk masyarakat, di Desa Kumendung, Kecamatan/Kabupaten Rembang kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
DISEMBELIH: Petugas menyembelih sapi Apanza bantuan Presiden RI untuk masyarakat, di Desa Kumendung, Kecamatan/Kabupaten Rembang kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

REMBANG – Suparmin memilih berbalik badan. Peternak asal Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori itu melangkah menjauh dari kerumunan, lalu duduk menyendiri di teras Masjid Al-Hidayah, Dukuh Balong Kulon, Desa Kumendung, Kecamatan/Kabupaten Rembang.

Ia tidak sanggup menyaksikan detik-detik penyembelihan Apanza sapi Limousin kesayangannya yang  dirawat selama 1,5 tahun.

"Dulu belinya dari Pasar Wage, Pati. Sudah besar. Rawatan khusus 1,5 tahun," kata Suparmin kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (28/5).

Sapi berbobot 1.065 kilogram itu bukan sekadar ternak biasa bagi Suparmin. Apanza sudah dianggap bagian dari keluarga. Karakternya penurut dan tenang.

Pakan utamanya hijauan penuh dan konsentrat, ditambah perawatan khusus kebersihan kandang.

Setiap tiga kali seminggu, Apanza mendapat jamu rebusan jahe dan kunyit. Saat cuaca dingin, minumannya diganti air hangat.

Tahun ini, Apanza terpilih sebagai hewan kurban bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI untuk Kabupaten Rembang.

Penyembelihan berlangsung sekitar pukul 08.00, dihadiri Bupati Rembang Harno, Asisten I Setda Rembang Teguh Gunawarman, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Agus Iwan Haswanto, beserta unsur Forkopimcam, PC Muhammadiyah, NU, dan pemerintah Desa Kumendung.

Bupati Harno menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Presiden yang tahun ini diarahkan ke Desa Kumendung.

Tahun lalu, sapi kurban Presiden disembelih di Masjid Sumberagung, Kecamatan Pancur, dengan bobot 885 kilogram. Tahun ini bobotnya meningkat menjadi 1.065 kilogram.

"Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat Kumendung," harapnya.

Kepala Dintanpan Agus Iwan Haswanto menyebut pelaksanaan Idul Adha di Kabupaten Rembang secara umum berjalan lancar.

Pada hari pertama penyembelihan, 27 Mei 2026, tercatat 3.264 ekor ternak dipotong, terdiri atas 431 sapi jantan, 2.382 kambing jantan, 5 kambing betina, dan 407 domba jantan.

Dibanding tahun sebelumnya, jumlah sapi mengalami penurunan, sedangkan kambing dan domba meningkat.

Dari satu ekor sapi Apanza, panitia menyiapkan sekitar 450 paket daging yang akan diantar langsung ke rumah-rumah warga sekitar.

Proses penyembelihan melibatkan Bidang Peternakan Dintanpan Rembang.

"Atas nama panitia, kami senang dan berterima kasih atas bantuan kemasyarakatan ini," ujar Sugir, salah satu panitia penyembelihan. (noe/ali)

Editor : Ali Mahmudi
sapi apanza presiden ri desa kumendung rembang terima kurban dari presiden idul adha di rembang sapi kurban presiden