Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Los Relokasi Rp 500 Juta Mangkrak, Proyek Pasar Rembang Tunggu Kepastian Pusat

Ali Mahmudi • Selasa, 28 April 2026 | 08:24 WIB

 

WISNU AJI/RADAR KUDUS

TUNGGU KEPASTIAN: Los relokasi pedagang pasar Rembang di Pasar Hewan Rembang ditumbuhi rumput ilalang kemarin. Tempat ini disiapkan jika pasar kota dibongkar, namun sampai 2026 ini tak kunjung ada kejelasan.
WISNU AJI/RADAR KUDUS
TUNGGU KEPASTIAN: Los relokasi pedagang pasar Rembang di Pasar Hewan Rembang ditumbuhi rumput ilalang kemarin. Tempat ini disiapkan jika pasar kota dibongkar, namun sampai 2026 ini tak kunjung ada kejelasan.

REMBANG – Los pedagang Pasar Rembang di tempat relokasi pasar hewan Sumberjo, Kecamatan/Kabupaten Rembang terbengkalai. Padahal pembangunannya telah menelan anggaran sekitar Rp 500 juta dari APBD perubahan 2025. Kini pelatarannya ditumbuhi rumput ilalang sejak rampung dibangun November 2025.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkopukm)  Rembang Mohammad Mahfudz menyebut penyiapan tempat relokasi merupakan kewajiban Pemda sebagai syarat pembangunan pasar baru.

"Itu menjadi syarat dan ketentuan harus ada relokasi," katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus, Senin (27/4).

Selain ketersediaan lokasi relokasi, lahan yang akan dibangun juga harus bebas pedagang dan tidak ada aset yang belum dihapus.

Namun hingga kini, Dindagkopukm Kabupaten Rembang masih wait and see dalam melanjutkan pembangunan. Pemda menunggu kepastian alokasi anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum.

"Di dalam pelaksanaan relokasi masih menunggu final alokasi dari Kementerian PU untuk pasar Rembang. Sehingga penyiapan tempat relokasi masih wait and see," terang Mahfudz.

Pada 2026 direncanakan tambahan pembangunan los senilai Rp 1 miliar dari anggaran induk. Namun kepastian pelaksanaannya bergantung pada alokasi APBN dari Kementerian PU.

"Kami sudah melaporkan ke pak bupati. Menunggu kepastiannya dulu. Kalau Juni nanti sudah ada kepastian APBN, baru dilaksanakan. Seandainya tahun 2026 tidak ada alokasi, kemungkinan baru terlaksana di 2027," jelasnya.

Mahfudz menambahkan, anggaran 2026 juga berpotensi terkena refocusing, sehingga kegiatan ini bisa digeser untuk mendahulukan prioritas lain.

Terkait kondisi los yang terbengkalai, Mahfudz mengaku telah menginstruksikan petugas untuk membersihkan lokasi dan menyemprot rumput. Lokasi saat ini masih digunakan sebagai pasar hewan. 

Rencana pemindahan pasar hewan hari Kamis ke Pasar Hewan Pamotan pun belum terlaksana karena masih beroperasi. "Kalau sudah full digunakan, baru digeser ke Pamotan," tandasnya. (noe/ali)

Editor : Ali Mahmudi
#relokasi mangkrak #proyek pasar rembang tal jelas #Pasar hewan rembang #dindagkop rembang #relokasi pasar rembang