Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jejak Pengabdian Bos Djarum Michael Bambang Hartono di Rembang, Bangun Daerah hingga Hijaukan Lingkungan

Ali Mustofa • Rabu, 25 Maret 2026 | 15:59 WIB
TIBA DILOKASI: Mobil ambulans membawa Michael Bambang Hartono tiba di kompleks pemakaman keluarga di dukuh Godo, Rembang. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
TIBA DILOKASI: Mobil ambulans membawa Michael Bambang Hartono tiba di kompleks pemakaman keluarga di dukuh Godo, Rembang. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

REMBANG – Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mewarnai prosesi pemakaman Chairman Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, yang berlangsung pada Rabu (25/3).

Sekretaris Daerah Rembang, Fahrudin, hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati yang berhalangan mengikuti prosesi secara langsung.

Di lokasi pemakaman, sejumlah unsur Forkopimcam turut hadir, mulai dari Camat Rembang, Kapolsek, hingga Danramil.

Selain itu, jajaran dari Polres Rembang seperti Wakapolres dan Kasatlantas juga terlihat mengikuti rangkaian prosesi hingga selesai.

Fahrudin menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk penghormatan sekaligus mewakili pemerintah daerah dalam menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tokoh nasional tersebut.

Ia menegaskan, seluruh rangkaian pemakaman berjalan dengan tertib dan lancar.

“Pemerintah Kabupaten Rembang mengikuti prosesi dari awal hingga akhir. Semuanya berjalan dengan baik,” ujarnya usai pemakaman.

Ia menjelaskan, rangkaian acara diawali dengan upacara keagamaan yang dipimpin rohaniawan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga sebelum jenazah dimakamkan.

Setelah itu, para pelayat diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir di area makam.

Menurut Fahrudin, almarhum merupakan sosok yang memiliki kontribusi besar bagi perkembangan daerah, khususnya di Rembang.

Salah satu bentuk kontribusi tersebut adalah hibah lahan yang kini dimanfaatkan untuk fasilitas perkantoran, pendidikan, serta kegiatan keagamaan.

Selain itu, almarhum juga dikenal berperan dalam program penghijauan melalui penanaman pohon trembesi di sepanjang jalur dari Kudus hingga Jawa Timur yang dikelola oleh pihak Djarum.

Program tersebut dinilai memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan.

Di sektor ekonomi, kontribusi lain terlihat dari berdirinya sejumlah perusahaan rokok di Rembang yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Tak hanya itu, berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga telah dirasakan warga, termasuk pembangunan infrastruktur seperti gapura besar di desa sekitar lokasi pemakaman melalui dukungan Djarum Foundation.

Fahrudin menambahkan, almarhum merupakan putra daerah yang memiliki keterikatan kuat dengan Rembang.

Ia lahir dan menghabiskan masa kecil di wilayah tersebut, sementara kompleks pemakaman keluarga di Dukuh Godo kini menjadi tempat peristirahatan terakhir keluarga besar Hartono.

“Beliau dimakamkan di posisi paling atas, berdekatan dengan makam orang tuanya,” jelasnya.

Dalam prosesi tersebut, turut hadir pula sejumlah tokoh, termasuk menantu Mustofa Bisri, yang menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian salah satu tokoh kebanggaan daerah.

Setelah prosesi pemakaman yang berlangsung sekitar 45 menit selesai, para pelayat mulai meninggalkan lokasi.

Ratusan kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil, bus, hingga helikopter, terlihat keluar dari area Dukuh Godo dengan pengawalan petugas demi menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum disemayamkan selama enam hari, masing-masing tiga hari di Jakarta dan tiga hari di GOR Jati Kudus, guna memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melayat.

Misa pelepasan dilaksanakan pada pagi hari di Kudus, sebelum jenazah diberangkatkan ke Rembang.

Diketahui, Michael Bambang Hartono wafat pada 19 Maret 2026 di Singapura dalam usia 86 tahun. (noe)

Editor : Ali Mustofa
#Michael Bambang Hartono #djarum #Pelayat #pemkab #pemakaman