REMBANG – Bupati Rembang Harno secara resmi mengukuhkan jajaran pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang, Sabtu (7/2).
Agenda besar ini menandai penyegaran penting, khususnya di sektor pendidikan dengan pengugasan 93 Kepala Sekolah serta pengisian posisi krusial di jajaran Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator.
Membuka Sambutannya, Bupati Harno menyelipkan pesan menyentuh sisi kemanusiaan seorang pemimpin.
Ia mengaku, dalam masa kepemimpinannya yang hampir setahun, keinginan terbesarnya adalah memberikan kenyamanan bagi para ASN agar bisa bekerja dekat dengan keluarga.
"Hati kecil saya kadang ingin membahagiakan semua pegawai. Yang rumahnya jauh, ingin saya dekatkan ke rumah. Tapi praktiknya kadang berbeda, dinamika organisasi menuntut hal yang tidak selalu sama dengan rencana," ungkap Harno dengan nada rendah hati yang disambut riuh rendah persetujuan para hadirin.
Ia menegaskan bahwa pengobatan dan pelantikan ini bukanlah sekadar rotasi administratif, melainkan upaya strategis untuk menciptakan organisasi yang lebih responsif dan profesional.
Dalam pelantikan tersebut, nama Sri Jarwati menjadi sorotan utama.
Sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang ini resmi mengemban amanah baru sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah.
Pengurus tingkat di, Hary Massahir, juga dikukuhkan sebagai Sekretaris Kecamatan Gunem.
Namun, fokus utama hari itu terungkap pada sektor pendidikan. Sebanyak 93 guru resmi mendapatkan tugas baru sebagai Kepala Sekolah (Kepsek).
Daftar ini mencakup 13 Kepsek tingkat SMPN, 6 Kepsek TK Negeri, dan 74 Kepsek tingkat Sekolah Dasar.
Baca Juga: 93 Daftar PNS Sektor Pendidikan Rembang Dilantik, Pemkab Lakukan Penyegaran dan Isi Jabatan Kosong
Beberapa nama yang mulai mengemban tugas baru diantaranya, Sriyanta, sebagai Kepala SMPN 1 Gunem.
Posisi lamanya di SMPN 2 Kragan digantikan Wartubi, Kemudian, Eko Norsalis, ditugasi di SMPN 1 Sluke dan Walida Wahid Fitriani, memimpin SMPN 2 Kaliori.
Kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, Bupati Harno menitipkan harapan besar.
Ia menekankan bahwa Kepala Sekolah adalah ujung tombak dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) Rembang yang berdaya saing.
“Kepala sekolah memiliki peran strategis. Bukan hanya soal administrasi, tapi soal membentuk karakter peserta didik. Jadilah pemimpin yang visioner dan mampu menggerakkan seluruh warga sekolah,” tegasnya.
Baca Juga: PSIR Rembang Tekuk Persebi 1-0, Amankan Tiket Semifinal Liga 4 Jateng dan Putaran Nasional
Bupati juga mengajak para pejabat dilantik untuk tetap beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ia menutup Segalanya dengan menekankan pentingnya integritas dan loyalitas dalam pengabdian kepada masyarakat.
Suasana formal sempat mencair ketika Bupati berkelakar mengenai pantun sebelum diakhiri arahannya, menunjukkan kedekatannya dengan para bawahannya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Rembang, khususnya dalam meningkatkan mutu pendidikan di pelosok daerah.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Rembang, H. Muhammad Hanies Cholil Barro', Sekretaris Daerah Dr. Fahrudin, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. (ali)
Editor : Ali Mustofa