REMBANG - PSIR Rembang harus memutar otak menjelang laga krusial menjamu Persebi Boyolali dalam lanjutan babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah di Stadion Krida, Rabu (4/2).
Kehilangan striker andalan, Muhammad Ubaid, akibat kartu merah, memaksa manajemen dan tim pelatih menyiapkan rotasi besar di lini depan.
Manajer PSIR Rembang Rasno mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mematangkan komposisi pemain untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ubaid. Salah satu nama yang mencuat sebagai kandidat kuat pengganti adalah Rudi Santoso.
"Tadi malam kami sudah berdiskusi dengan pelatih mengenai siapa yang paling siap, itulah yang akan kami turunkan. Termasuk salah satunya Rudi Santoso," ujar Rasno.
Opsi lain adalah mendorong Selano untuk lebih ke depan, yang semula posisinya adalah pemain sayap.
"Ada dua pilihan. Kami juga berencana mendorong Silano untuk lebih ke depan, yang semula posisinya adalah pemain sayap.
Saat ini memang ada beberapa perubahan komposisi, termasuk kemungkinan rotasi di posisi gelandang," tambahnya.
Laga ini bukan sekadar laga kandang biasa. Laskar Dampo Awang mengemban misi wajib menang demi mengamankan tiket ke babak empat besar dan menjaga ambisi menembus level nasional.
Meski pada laga perdana di Stadion Kebogiro (1/2) PSIR berhasil menang 2-1, kemenangan itu dibayar mahal. Selain Ubaid, Hairul juga dipastikan absen karena kartu merah.
Beruntung, lini belakang mendapatkan tambahan tenaga dengan kembalinya bek andalan, Irvan, yang sebelumnya absen akibat akumulasi kartu kuning.
"Misi kami minimal harus tiga poin. Kita harus kerja keras karena ini laga penentuan. Apapun dari Boyolali, harus kita libas sesuai misi lolos nasional," tegas Rasno.
PSIR membawa catatan positif setelah sebelumnya mampu menunjukkan mental baja dengan mempertahankan keunggulan meski hanya bermain dengan sembilan orang di bawah tekanan suporter lawan di Boyolali. (ali)
Editor : Mahendra Aditya