REMBANG – Kantor Pasar Sarang, Rembang, nyaris mengalami kebakaran besar pada, Minggu (30/11) sekitar pukul 13.43 WIB.
Peristiwa ini diduga kuat karena membuang puntung rokok yang masih ada apinya ke dalam tempat sampah yang berisi kertas.
Beruntung kejadian ini segera diketahui seorang pedagang setempat sebelum api sempat menjalar dan melahap bangunan.
Insiden ini bermula ketika seorang pegawai berinisial S berada di dalam kantor.
S diketahui beristirahat sambil merokok dan membuang sisa puntung rokok ke asbak. Kemudian asbak yang berisi puntung rokok yang diduga belum sepenuhnya padam itu kemudian dimasukkan oleh S ke dalam tong sampah kantor yang berisi tumpukan kertas. S kemudian meninggalkan lokasi.
Tidak lama setelah pegawai S pulang, seorang pegawai lain yang berada di lantai bawah (area parkir) mencurigai adanya kepulan asap tebal dari kantor.
Pegawai tersebut segera berlari naik untuk mengecek. Di lantai atas, ia mendapati api sudah mulai menyala di dalam tong sampah dan nyaris menyambar ke kipas angin yang tergantung tepat di atasnya.
Melihat insiden tersebut, seorang pedagang yang masih di sekitar lokasi mendapati pegawai pasar pertama yang menemukan api tidak kunjung kembali ke bawah, ia berinisiatif naik ke lantai dua kantor.
Ia langsung mengambil tindakan untuk memadamkan api yang masih bersumber dari tong sampah tersebut.
Berkat kesigapannya, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sebelum menyebabkan kerusakan parah.
Kepala Bidang Pasar dan PKL Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop dan UKM) Rembang, Herry Martono kepada Jawa Pos Radar kudus akan mengecek terlebih dahulu rekaman CCTV untuk kejelasan kronologi insiden tersebut.
“Besok saya cek CCTV-nya mas,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin.
Editor : Zainal Abidin RK