Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Harno Tegas: Seleksi Direksi BUMD Bukan Ajang Bagi-Bagi Jatah, 2026 Wajib Untung!

Ali Mahmudi • Rabu, 26 November 2025 | 01:44 WIB

 

Bupati Rembang Harno
Bupati Rembang Harno
 

REMBANG - Bupati Rembang Harno dan Wakil Bupati Mochamad Hanies Cholil Barro menegaskan akan sangat selektif memilih pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Proses seleksi digelar terbuka dan bukan ajang bagi-bagi jatah tim sukses, melainkan upaya mencari figur terbaik agar semua BUMD sehat dan mampu menyumbang dividen.

Pernyataan tegas itu disampaikan keduanya saat ditemui awak media selepas pelantikan, Selasa (25/11).

“Saya di Rembang ini sudah lama, sejak 2009 jadi anggota dewan. Coba lihat jejaknya, mana ada BUMD kita yang benar-benar untung?. Jangankan untung besar, tidak rugi saja sudah bagus,” tandasnya.

Ia menyebut beberapa BUMD yang selama ini belum menunjukkan kinerja memuaskan, mulai dari Percetakan Rembang (PT Aneka Rembang Indonesia), Perumda Air Minum Banyumili, PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ), hingga PT Rembang Migas Energi (RME). “Oleh karena itu, kami pelan-pelan mencari yang benar-benar cocok dan mampu,” tegas Harno.

Bupati memberikan target keras dalam dua tahun pertama masa jabatan direksi akan dievaluasi ketat. Jika tidak ada dividen atau perbaikan signifikan, posisi pimpinan akan diganti.

“Paling lambat 2026 semua BUMD harus sehat secara finansial. Kalau masih tidak sehat, dalam setahun direksinya kami evaluasi,” tandasnya.

Saat ini, seleksi direktur sedang berlangsung untuk beberapa BUMD. PT Aneka Rembang Indonesia sudah menetapkan Anjar Krisniawan sebagai direktur terpilih. Seleksi Direktur Perumda Air Minum Banyumili bahkan diperpanjang karena pendaftar yang memenuhi syarat administrasi kurang dari tiga orang.

Menanggapi isu yang beredar bahwa kursi direktur BUMD adalah “jatah” tim sukses, Wakil Bupati Hanies dengan tegas membantahnya.

“Itu tidak benar sama sekali. Siapa saja, termasuk dari luar tim sukses, dipersilakan mendaftar selama memenuhi syarat. Kami akan lebih selektif dan teliti karena pengalaman sebelumnya kontribusi dividen BUMD belum optimal,” tegas Gus Hanies.

Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan demi mendapatkan pimpinan BUMD yang profesional, berintegritas, serta mampu membawa perusahaan daerah berkontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Rembang.(noe/ali)

Editor : Mahendra Aditya
#pemkab rembang #bumd rembang bangkrut #harno hanies #bumd rembang #golkar