Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Rembang Gobyos Bareng 19 Organisasi Profesi di Wellness Festival

Ali Mahmudi • Senin, 17 November 2025 | 04:20 WIB
WISNU AJI/RADAR KUDUS SEMANGAT BARU: Bupati Harno bersama istri antusias mengikuti Rembang Wellness Festival dalam rangka HKN kemarin.
WISNU AJI/RADAR KUDUS SEMANGAT BARU: Bupati Harno bersama istri antusias mengikuti Rembang Wellness Festival dalam rangka HKN kemarin.

REMBANG – Alun-alun Rembang berdenyut semarak pada Minggu (16/11) pagi.

Rembang Wellness Festival, rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, resmi dibuka dengan dentuman sirine dan pelepasan 61 balon ke langit.

Bupati Rembang Harno bersama istri, tak segan turun ke lapangan, gobyos bersama ribuan warga dan tenaga kesehatan dalam senam sehat lintas profesi.

Acara yang digagas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Rembang ini melibatkan 19 organisasi profesi kesehatan: dokter, perawat, bidan, apoteker, ahli gizi, tenaga laboratorium, fisioterapis, radiografer, sanitarian, perekam medis, analis kesehatan, hingga tenaga kesehatan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kesehatan bukan hanya urusan rumah sakit, tapi gerakan publik yang menyenangkan dan memberdayakan semua orang,” ujar dr. Kristianto Budi Wibowo, Ketua Panitia.

Senam pagi yang dipandu instruktur profesional diikuti Sekda Rembang Fahrudin, Kepala Dinkes dr. Ali Syofi’i, serta Forkopimcam.

Usai senam, panggung dimeriahkan drama edukatif bertema pencegahan TBC, pembacaan puisi, dan paduan suara.

Pengundian doorprize menjadi penutup seremonial sebelum peserta diajak berkeliling 30-an stan skrining kesehatan, donor darah, dan bazar UMKM.

dr. Arif Rahman, Ketua IDI Cabang Rembang sekaligus Ketua Panitia HKN, menegaskan bahwa wellness bukan sekadar bebas penyakit.

“Ini kondisi menyeluruh—fisik, mental, sosial—yang ditopang kebiasaan baik, lingkungan mendukung, dan kolaborasi lintas profesi serta sektoral,” katanya.

Kepala Dinkes dr. Ali Syofi’i melaporkan, hingga November 2024, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 48,5 persen warga Rembang—melebihi target 40 persen.

“Rembang Wellness Festival menjadi langkah awal kita mengentaskan TBC dan masalah kesehatan lainnya,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Harno menekankan pentingnya edukasi pertolongan pertama pada kasus darurat jantung.

“Masyarakat harus tahu cara menangani sebelum tenaga medis tiba. Kesehatan butuh kesiapan 24 jam, termasuk kebersihan lingkungan,” pesannya.

Festival ditutup dengan bazar kesehatan dan layanan konsultasi gratis hingga sore hari. Warga yang hadir pulang membawa semangat baru: kesehatan adalah pesta bersama, bukan beban sendiri. (noe/ali)

Editor : Mahendra Aditya
#Rembang Wellness Festival #rembang #hari kesehatan nasional #HKN 2025