REMBANG – Sekitar 50 rumah warga di Dukuh Karangkidul, Desa Sendangagung, Kecamatan Pamotan, masih bergantung pada pasokan listrik dengan tegangan tidak stabil.
Kondisi ini sering menyebabkan peralatan elektronik seperti rice cooker dan televisi rusak. Untuk itu warga berharap ada tambahan pasokan listrik.
Kepala Desa Sendangagung, Moh. Arifin, membenarkan keluhan warga yang telah berlangsung lama.
"Jarak rumah-rumah tersebut terlalu jauh dari tiang listrik PLN, sehingga tegangan turun di bawah 220 volt. Akibatnya, peralatan elektronik mudah rusak karena tidak menggunakan sambungan langsung," jelas Arifin, Selasa (14/10).
Menurut Arifin, untuk mengatasi masalah ini, diperlukan tambahan delapan hingga sembilan tiang listrik baru.
Ia berharap PT PLN (Persero) segera menindaklanjuti usulan tersebut guna menjamin kenyamanan dan keselamatan warga.
Keluhan ini telah didengar langsung oleh Bupati Rembang, Harno.
Pada Senin (13/10), saat menerima silaturahmi jajaran PLN terkait pergantian direktur baru di Kabupaten Rembang, Bupati Harno menyampaikan permintaan pemasangan tiang tambahan di dukuh tersebut.
"Di Sendangagung, ada satu dukuh yang membutuhkan tiang listrik. Kebetulan PLN datang, saya sampaikan bahwa ada beberapa dukuh di Kabupaten Rembang yang masih kekurangan infrastruktur listrik. Mohon bisa dibantu," ujar Bupati Harno di ruang kerjanya.
Bupati Harno menekankan bahwa penanganan cepat diperlukan agar pelayanan energi listrik di Rembang semakin merata dan andal.
"Tanggapan dari PLN bagus. Mereka akan segera menindaklanjuti," tambahnya.
Terpisah Jati Kuncahyo, Manager PLN ULP Rembang menyatakan komitmennya untuk melistrikan daerah-daerah terpencil yang belum memiliki jaringan listrik.
Saat ini, perusahaan sedang memproses perluasan dan peningkatan jaringan di wilayah Kecamatan Sale, Gunem, dan Pamotan, termasuk melalui jalur Desa Kajar, Tegaldowo, dan Tahunan.
“Kami berharap proses penanaman tiang dan perluasan jaringan ini mendapat dukungan penuh dari semua pihak dan stakeholder setempat, demi tercapainya akses listrik yang lebih baik bagi masyarakat,” ungkapnya. (noe/ali)
Editor : Ali Mustofa