Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Banyak Siswa Tak Terakomodir di SMP Negeri, Pemkab Rembang Usulkan Perpanjangan SPMB

Vachri Rinaldy • Kamis, 26 Juni 2025 | 22:53 WIB
Bupati Rembang bersama DPRD melaksanakan rapat terkait SPMB pada Kamis (26/6).
Bupati Rembang bersama DPRD melaksanakan rapat terkait SPMB pada Kamis (26/6).

REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang berencana mengusulkan perpanjangan pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Hal ini dikarenakan sampai dengan pendaftaran ditutup, masih ada calon murid yang belum bisa terakomodir saat mendaftar di SMP Negeri.

Tahapan pendaftaran siswa baru di Rembang telah selesai pada Rabu (25/6). Pada proses ini, terdapat sejumlah siswa yang tidak terakomodir di sekolah negeri karena keterbatasan kuota.

Seperti yang terjadi di SMPN 5 Rembang. Kepala Sekolah Menik Mustikatun menyampaikan, pada hari terakhir pendaftaran sudah tercatat ada 206 pendaftar.

Sementara, kuota di sini terbatas untuk 224 siswa yang terdiri dari tujuh rombongan belajar (rombel).

Selanjutnya, pihak sekolah pun melakukan pemeringkatan berdasarkan jarak domisili siswa ke sekolah.

"Yang tidak bisa kami terima ada 18 orang," katanya.

Kondisi seperti ini pun mendapatkan perhatian Pemkab Rembang.

Pada Kamis (26/6), Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Bupati, serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) melaksanakan rapat bersama.

Ketua Komisi 4 DPRD Rembang Supriyadi Eko Praptomo memyampaikan, setelah tahapan pedaftaran selesai, diketahui kondisi SMP Negeri di Rembang yang kekurangan murid.

Selain itu, juga ada sekolah kelebihan pendaftar, sehingga ada calon siswa yang tidak bisa diterima.

Rencananya, akan ada upaya penambahan rombel untuk mengakomodir calon siswa yang belum bisa doterima di SMP negeri. Hanya saja, hal ini diperlukan pembahasan lebih lanjut.

"Kami nanti konsultasi ke Jakarta," katanya.

Bupati Rembang Harno juga membenarkan kondisi tersbut.

Ia menyadari saat ini ada calon siswa dari desa-desa tertentu yang belum mendapatkan sekolah negeri.

Sampai dengan Kamis (26/6), pihaknya masih perlu melakukan pembahasan lebih lanjut.

Sehingga, ia meminta agar masyarakat bersabar.

Diantara opsi solusinya adalah rencana perpanjangan pendaftaran.

"Ini masih dipikirkan untuk mencarikan jalan keluarnya. Diperpanjang (tahapan pendafataran) , bahkan akan berkomunikasi dengan pihak atas. Karena yang memutuskan bukan hanya Remnang. Tetapi jiga Dinas Pendidikan yang lebih atas," jelasnya. (vah)

Editor : Ali Mustofa
#pendaftaran murid baru #Perpanjangan Pendaftaran #rembang #spmb