REMBANG – Tempat penggilingan padi di dukuh Pentil, desa Gunungsari, kecamatan Kaliori terbakar.
Pemicunya diduga diduga korsleting aki pada mesin penggiling padi.
Gabah kering kurang 3 ton dan 1 buah mesin penggiling terbakar. Total kerugian di taksir kurang lebih Rp 65 juta.
Kepala Bidang Pemadan Kebaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Erwin Rahadyan saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya kebakaran bangunan penggilingan padi tersebut.
Lokasinya berada di RT 2, RW 2, Dukuh Pentil, Desa Gunungsari. Pemiliknya atas nama Sutarno warga setempat.
”Obyek bangunan tempat penggilingan padi. Penyebab diduga korsleting aki pada mesin penggiling padi,” kata Erwin saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.
Awalnya, Posko Damkar Rembang dapat laporan masuk dari warga pukul 12:30 WIB.
Kemudian Tim langsung menuju lokasi, membawa 1 Unit Pemadam (Brandweer) dan 1 unit water supply.
Tepat pukul 12.44 tim tiba di lokasi kebakaran.
Tim melakukan assesment, mengatur posisi unit Brandweer.
Sampai lokasi kondisi si jago sudah berhasil dipadamkan oleh pegawai dan warga sekitar. Mereka menggunakan air dari ember dan selang saat pemadaman.
”Petugas melakukan pendinginan di area mesin yang masih panas dan bangunan tempat penyimpanan padi. Melakukan overhoul selama 10 menit,” terangnya.
Setelah dilakukan pengecekan, kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 13.58 WIB dan pada pukul 14.10 WIB pemadam tiba kembali di posko.
Damkar Rembang memperinci kerugian gabah kering 3 ton kurang lebih Rp. 25 juta, 1 buah mesin penggiling kurang lebih Rp. 40 juta. (Wisnu Aji)
Editor : Ali Mustofa