Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Anggaran Beasiswa Rembang Masih Mandek di Rp 3,5 Miliar, Target Dua Sarjana per Desa Dievaluasi Ulang

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Rabu, 23 April 2025 | 00:09 WIB
ANTUSIAS: Para murid SMA mengunjungi Edufair yang dilaksanakan di Balai Kartini, Rembang beberapa waktu lalu
ANTUSIAS: Para murid SMA mengunjungi Edufair yang dilaksanakan di Balai Kartini, Rembang beberapa waktu lalu

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang belum dapat menambah kuota program beasiswa Darma Siswa. Program beasiswa untuk jenjang Strata 1 ini masih dianggarkan sebesar Rp 3,5 miliar.

Topik ini sempat menjadi bahan diskusi dalam audiensi antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang dengan sejumlah mahasiswa baru-baru ini.

Anggota DPRD Rembang, Nasirudin, menjelaskan bahwa saat ini Pemkab memiliki program beasiswa dengan kuota sekitar 40 sampai 50 penerima per tahun.

Baca Juga: Peringati Hari Bumi, Kemenag Rembang Gandeng Tokoh Enam Agama Tanam 900 Pohon Matoa

"Kita ada program Darma Siswa. Kuotanya, kalau tidak salah, sekitar 40 sampai 50 orang per tahun.

Kalau kuliahnya di luar Rembang, harus di perguruan tinggi negeri. Kalau di dalam Rembang, boleh di swasta," jelasnya.

Nasirudin menambahkan, sebagian warga Rembang juga memanfaatkan beasiswa dari lembaga di luar Pemkab.

Untuk memperluas jangkauan program, ia mendorong partisipasi sektor swasta.

"Ada beberapa pihak yang memfasilitasi beasiswa. Kami akan mendorong beberapa perusahaan untuk memberikan kontribusi kembali ke masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rembang, Afan Martadi, mengungkapkan bahwa anggaran Rp 3,5 miliar tersebut sudah dialokasikan setiap tahun.

Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa Garuda 2025 Telah Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya!

Menurutnya, nilai ini tergolong besar jika dibandingkan dengan kapasitas fiskal daerah.

"Per tahun kami anggarkan Rp 3,5 miliar untuk beasiswa. Dari sisi proporsi, angka ini sudah cukup tinggi untuk kapasitas riil kami," katanya.

Meski demikian, Afan mengakui bahwa jika melihat sasaran dan potensi sumber daya manusia (SDM) yang layak menerima beasiswa, jumlah tersebut masih belum mencukupi.

"Tentu saja, dengan Rp 3,5 miliar, kalau melihat sasaran dan potensi SDM yang layak dibiayai, saya rasa masih kurang. Tapi ini yang kami mampu dan sudah kami hitung," jelasnya.

Program Darma Siswa ini sudah berjalan sejak kepemimpinan bupati sebelumnya. Saat ini, bupati yang menjabat juga memiliki program serupa, yaitu "Dua Desa, Dua Sarjana."

Afan menyampaikan, untuk mewujudkan rencana tersebut, pihaknya akan melakukan evaluasi anggaran lebih lanjut.

"Dari program Pak Bupati, ketika kami runut dari masa debat politik, memang ada rencana dua desa dua sarjana. Janji-janji itu akan kami penuhi, dan akan kami hitung kembali kebutuhannya," tutupnya. (vah)

Editor : Mahendra Aditya
#Anggaran Beasiswa #Dua Sarjana per Desa #rembang #Anggaran Beasiswa Rembang #beasiswa