REMBANG – Bupati Rembang Harno mengakui belum bisa meraleasisasikan janji-janji kampanye dalam waktu dekat.
Hal ini dikarenakan kondisi keuangan daerah yang perlu diefisiensi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memang harus melakukan efisiensi seiring adanya instruksi dari pemerintah pusat.
Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, Kabupaten Rembang akan terdampak pengurangan anggaran dari pemerintah pusat.
Di antaranya, Dana Alokasi Umum (DAU) Earmark untuk fisik sekitar Rp 9 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 19 miliar.
Sumber anggaran tersebut, rencananya akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur.
Selain itu, juga ada intruksi penghematan anggaran untuk pos-pos lain.
Di antaranya mengurangi belanja perjalanan dinas 50 persen, membatasi belanja honorarium, mengurangi belanja yang bersifat pendukung, hingga selektif dalam memberikan hibah langsung.
Soal pelaksanaan visi-misi, Bupati Rembang Harno mengakui, sementara ini memang belum memungkinkan untuk merealisasikan pembangunan yang sudah dijanjikan pada visi-misi.
Bahkan, ia memproyeksi kondisi keuangan daerah hanya bisa untuk menambal lubang-lubang jalan.
”Jadi, posisi Rembang saat ini, sudah tidak memungkinkan. Paling banter saya bisa nambal-nambal (menambal jalan)," katanya.
Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat. Soal pelaksanaan program, pemkab akan memulai dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat mendesak dan prioritas.
”Itu semuanya belum bisa. Jadi saya mohon maaf kepada masyarakat, untuk semua program karena posisi keuangan ya saya akan mengambil mulai prioritas yang benar-benar urgen," jelasnya.
Di antara kegiatan yang dianggap wajib itu, kesehatan dan infrastruktur.
Kalaupun belum bisa membangun infrastruktur secara maksinal, setidaknya bisa diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan.
”Kebutuhan wajib masyarakat di antaranya kesehatan. Makannya saya sering gembar-gembor BPJS agar aktif dan berusaha memenuhinya. Dan juga jalan. Apabila saya belum mampu membangunnya minimal tidak terlalu parah jeglongannya. Untuk pendidikan, saya akan berusaha," imbuhnya. (vah/lin)
Editor : Ali Mustofa