Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkab Rembang Siapkan Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana, Ini Program Strategis RPJMD 2025-2029!

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Jumat, 21 Maret 2025 | 23:11 WIB
ilustrasi Wisuda mendapat gelar Sarjana
ilustrasi Wisuda mendapat gelar Sarjana

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Salah satu program unggulan yang diusung adalah pemberian beasiswa "Satu Desa Satu Sarjana" sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.

Visi dan Misi Pembangunan

Bupati Rembang, Harno, menjelaskan bahwa visi "Rembang Sejahtera" akan diwujudkan melalui tiga misi utama: peningkatan kesejahteraan masyarakat, tata kelola pemerintahan dan pelayanan yang baik, serta pembangunan infrastruktur berkualitas.

"Visi ini kami harapkan dapat terwujud dalam lima tahun ke depan," ujarnya dalam forum konsultasi publik yang digelar kemarin.

Program Strategis di Berbagai Bidang

RPJMD 2025-2029 mencakup delapan program strategis yang fokus pada pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.

Di bidang pendidikan, Pemkab Rembang berencana meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, memberikan beasiswa "Satu Desa Satu Sarjana", serta meningkatkan mutu tenaga pengajar.

Di sektor kesehatan, pemerintah akan memperbaiki sarana dan prasarana layanan kesehatan, meningkatkan kualitas tenaga medis, serta mengoptimalkan fungsi Puskesmas dan layanan kesehatan keliling.

Sementara itu, di bidang ekonomi, Pemkab Rembang menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi, penurunan angka kemiskinan, penguatan sentra produksi pangan, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Selain itu, pengembangan objek wisata, pemberdayaan petani dan nelayan, serta akses teknologi bagi pelaku usaha juga menjadi prioritas.

Fokus pada Kebutuhan Dasar Masyarakat

Harno menekankan bahwa program-program tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Prinsipnya, kebutuhan dasar masyarakat harus diprioritaskan sebelum membahas aspek lainnya," jelasnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rembang, Afan Martadi, menambahkan bahwa penyempurnaan RPJMD membutuhkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

"Masukan dapat mencakup permasalahan, tantangan, serta sumber pendanaan non-APBN agar pembangunan lebih efektif dan menjangkau kelompok sasaran yang tepat," ujarnya.

Data Penunjang:

  • Program unggulan: Beasiswa "Satu Desa Satu Sarjana".

  • Bidang prioritas: Pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.

  • Target: Peningkatan PAD, penurunan kemiskinan, dan pengembangan ekonomi kreatif.

  • Jangka waktu: 2025-2029.

Program "Satu Desa Satu Sarjana" menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM di Rembang.

Dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, Pemkab Rembang berupaya menciptakan masyarakat yang sejahtera dan mandiri.

Pemerintah perlu memastikan bahwa program-program tersebut dapat diimplementasikan secara efektif dan merata.

Koordinasi antarinstansi serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan RPJMD 2025-2029.

Kesimpulan

Dengan visi "Rembang Sejahtera" dan program-program strategis yang terarah, Pemkab Rembang berkomitmen untuk membawa perubahan signifikan bagi masyarakatnya.

Beasiswa "Satu Desa Satu Sarjana" dan peningkatan layanan dasar diharapkan dapat menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan Rembang yang lebih maju dan sejahtera. (vah)

Editor : Mahendra Aditya
#pemkab rembang #Satu desa Satu sarjana #peningkatan PAD #rembang #pendidikan #beasiswa