Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

21 Desa Siap Adu Durian Terbaik di Lomba Kabupaten Rembang, Siapa Juaranya?

Wisnu Aji • Kamis, 13 Februari 2025 | 23:44 WIB
BASAH KUYUB: Warga Kabupaten Rembang rela basah kuyub demi mencicipi durian lokal di alun-alun Rembang.
BASAH KUYUB: Warga Kabupaten Rembang rela basah kuyub demi mencicipi durian lokal di alun-alun Rembang.

REMBANG – Sebanyak 21 desa di Kabupaten Rembang siap bersaing dalam Lomba Durian yang akan digelar di Pendapa Museum RA Kartini pada 22 Februari 2025.

Kompetisi ini akan menilai berbagai aspek dari durian lokal, mulai dari tampilan luar, tekstur dalam, jumlah pongge, rasa, hingga keunikannya.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang, Fajar Riza Dwi Sasongko, memastikan bahwa lomba ini akan diikuti oleh 21 peserta dari desa-desa penghasil durian terbaik di Rembang.

“Kebetulan musim panen kali ini serempak, jadi kami mewajibkan desa-desa penghasil durian untuk ikut serta,” ungkap Fajar kepada Radar Kudus.

Durian Lokal Punya Karakter Khas

Fajar menjelaskan bahwa secara umum, durian dari Kabupaten Rembang memiliki karakteristik yang hampir seragam.

Dagingnya pulen, manis bercampur pahit, dan ukurannya relatif kecil. Namun, faktor pemeliharaan bisa membuat perbedaan signifikan dalam kualitas buah.

“Aspek penilaian meliputi tampilan luar, tekstur dalam, jumlah pongge, rasa, dan keunikan.

Saat ini, nama durian masih berdasarkan desa asalnya, seperti Durian Criwik, Watu Pecah, dan Trenggulunan.

Satu-satunya yang sudah terdaftar di Kementerian adalah Durian Criwik, yang telah mendapatkan pengakuan resmi,” tambahnya.

Setiap desa diwajibkan mengirimkan minimal dua buah durian untuk memastikan keseragaman.

Jika ada perbedaan mencolok antarbuah dari satu desa, maka nilai akan dikurangi.

Durian yang dilombakan harus berasal dari pohon yang tumbuh di wilayah desa masing-masing.

Syarat Ketat untuk Peserta

Untuk memastikan keaslian buah yang diperlombakan, peserta diwajibkan melampirkan surat keterangan dari kepala desa dan Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kecamatan.

Dokumen tersebut harus mencantumkan informasi detail seperti varietas durian, deskripsi pohon, identitas pemilik, alamat kebun, serta umur tanaman.

“Dokumen ini akan menjadi bukti otentik bahwa durian yang diikutsertakan memang berasal dari Kabupaten Rembang dan sesuai dengan standar lomba,” imbuh Fajar.

Pendaftaran peserta dilakukan melalui Koordinator PPL Kecamatan dan harus diterima oleh panitia paling lambat 20 Februari 2025 selama jam kerja.

Dengan kompetisi ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkenalkan keunggulan durian lokal dan mendorong pengakuan varietas baru di tingkat nasional.

Berikut daftar 21 desa yang mengirimkan durian terbaiknya dalam lomba:

  1. Desa Terjan, Kecamatan Kragan

  2. Desa Watupecah, Kecamatan Kragan

  3. Desa Woro, Kecamatan Kragan

  4. Desa Tanjungsari, Kecamatan Kragan

  5. Desa Bendo, Kecamatan Sluke

  6. Desa Rakitan, Kecamatan Sluke

  7. Desa Sendangcoyo, Kecamatan Lasem

  8. Desa Gowak, Kecamatan Lasem

  9. Desa Criwik, Kecamatan Pancur

  10. Desa Johogunung, Kecamatan Pancur

  11. Desa Trenggulunan, Kecamatan Pancur

  12. Desa Ngroto, Kecamatan Pancur

  13. Desa Banyuurip, Kecamatan Pancur

  14. Desa Dadapan, Kecamatan Sedan

  15. Desa Pakis, Kecamatan Sale

  16. Desa Bitingan, Kecamatan Sale

  17. Desa Banyuurip, Kecamatan Gunem

  18. Desa Dowan, Kecamatan Gunem

  19. Desa Pasedan, Kecamatan Bulu

  20. Desa Pinggan, Kecamatan Bulu

  21. Desa Sendangmulyo, Kecamatan Bulu

Dengan persaingan ketat dan keunikan masing-masing durian, ajang ini diharapkan menjadi wadah untuk mengangkat durian asli Rembang ke tingkat yang lebih tinggi.

Siapakah yang akan keluar sebagai juara? Nantikan hasilnya di lomba nanti!(*)

Editor : Mahendra Aditya
#durian Trenggulunan #rembang #lomba durian #durian Watu Pecah #Pendapa Museum RA Kartini #durian criwik rembang