SEBUAH gang di sekitar Jalan Pemuda, Rembang memiliki kisah mistis.
Konon di sekitar area tersebut terdapat jalur “halus” yang kerap dilewati kereta kencana tak kasat mata.
Jika mendatangi gang ini, seakan suasana terasa ramai. Sebab, area ini merupakan pemukiman penduduk.
Rumah-rumah warga nampak berhimpitan sekan tanpa celah. Ukuran gang tersebut juga bisa dibilang sempit, kemungkinan hanya cukup dilalui satu mobil.
Hanya saja, menurut cerita warga sekitar, di sini pernah terdengar suara gemerincing kereta kuda yang memecah sunyi di malam hari.
Suara “aneh” itu, katanya tidak hanya terdengar di satu gang saja. Namun juga di gang lain yang berdekatan dengan area tersebut.
Termasuk di sekitar Jalan Pemuda, Rembang.
Didik, salah satu warga sekitar mengatakan, dulu sebelum ada rumah-rumah penduduk sekitar gang ini merupakan tegalan.
Demikian juga sekitar Jalan Pemuda yang dulu terdapat pohon asem tua.
Menurut cerita orangorang, kata Didik, pohon tua itu memiliki kecenderungan ditempati makhluk tak kasat mata.
Sekarang, pohon-pohon tersebut sudah tidak ada. Selain itu, kondisi jalan juga semakin terang dan sering dilalui kendaraan.
“Dengan perlembangan zaman dipotongi, semakin terang agak padat juga,” katanya.
Namun, untuk gang yang ada di sekitar jalan Pemuda itu, mitosnya merupakan jalan besar untuk makhluk tak kasat mata.
Sehingga ada cerita warga yang spernah mengalami kejadian aneh berupa suara gemerincing kereta kuda.
“Dulu sering ada kreta (kreta kuda) lewat. Teman saya beberapa bulan kemarin cerita mendengar suara kreta lewat, cring... cring... cring...,” katanya.
Kemunculan suara kereta kuda iti pun semoat menjadi desas-desus di lingkungan sekitar. Didik sendiri mengaku pernah mendengar suara tersebut.
“Saya cuma (mendengar) suara-suara tok,” katanya. (vah/him)
Editor : Ali Mustofa