Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sambut Imlek, Warga Tionghoa di Lasem Rembang Mulai Bersihkan Klenteng

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Sabtu, 18 Januari 2025 | 15:28 WIB
MENGGOSOK: Warga sedang membersihkan barang yang ada di Klenteng Cu An Kiong Desa Soditan, Lasem.
MENGGOSOK: Warga sedang membersihkan barang yang ada di Klenteng Cu An Kiong Desa Soditan, Lasem.

REMBANG – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 29 Januari mendatang, warga Tionghoa di Kecamatan Lasem bergotong royong membersihkan klenteng.

Kegiatan rutin yang dikenal dengan istilah ayak abu ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesucian tempat ibadah.

Di Klenteng Cu An Kiong, Desa Soditan, warga terlihat sibuk mengeluarkan barang-barang untuk dicuci.

Di dalam klenteng, mereka menyapu, membersihkan kaca, dan memastikan seluruh sudut tempat ibadah bersih.

Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di satu klenteng, tetapi juga di Klenteng Gie Yong Bio di Desa Babagan dan Klenteng Po An Bio di Desa Karangturi.

Tri Wibowo, tokoh Tionghoa setempat, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih akan dilanjutkan hingga hari ini di Klenteng Gie Yong Bio dan Po An Bio.

“Mulai hari ini di Klenteng Cu An Kiong, besok pagi di Babagan dan Karangturi,” ujarnya.

Selain bersih-bersih, rangkaian perayaan Imlek juga mencakup berbagai kegiatan keagamaan.

Pada 28 Januari, sehari sebelum Imlek, warga Tionghoa akan melaksanakan sembahyang Nie Mee di ketiga klenteng tersebut.

Malam harinya, mereka mengadakan sembahyang bersama yang diikuti dengan acara makan malam bersama sambil menunggu pergantian tahun.

“Malamnya nanti ada sembahyang bersama di sini (Klenteng Cu An Kiong), setelah itu makan-makan bersama,” tambah Tri Wibowo.

Rangkaian perayaan Imlek tidak berhenti di situ.

Dua pekan setelah Imlek, warga akan merayakan Cap Go Meh, yang ditandai dengan makan bersama hidangan khas lontong Cap Go Meh.

“Nanti pada Cap Go Meh, kita akan makan bersama lontong khas sebagai bagian dari tradisi,” tutupnya.

Perayaan ini menjadi momentum penting bagi warga Tionghoa di Lasem untuk mempererat kebersamaan dan menjaga tradisi leluhur. (vah/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#imlek lasem #imlek #rembang #china #lasem #tionghoa